Home Story 5 Nutrisi Anak untuk Mendukung Tumbuh Kembang dan Cara Memenuhinya

5 Nutrisi Anak untuk Mendukung Tumbuh Kembang dan Cara Memenuhinya

Masa kanak-kanak adalah periode keemasan bagi pertumbuhan dan perkembangan fisik serta kognitif. Karena itu, pemenuhan nutrisi anak tidak bisa ditawar-tawar.

Zat-zat gizi yang masuk ke tubuh melalui makanan berperan penting dalam proses tumbuh kembang badan, cadangan energi, pematangan otak, dan tidak kalah pentingnya, berdampak pada kapasitas belajar serta prestasi di sekolah.

Isu gizi anak merupakan persoalan serius. Kemenkes menyebutkan 19,4% balita mengalami stunting.[1] Akibat dari stunting meliputi aspek fisik dan juga kemampuan fisik anak. Jadi, upaya menyuguhkan menu bergizi seimbang bagi anak adalah tanggung jawab keluarga di rumah maupun pihak sekolah.

Apa Saja Nutrisi untuk Anak?

Piring berisi makanan bergizi seimbang dengan susu

Tumbuh kembang anak tidak cukup hanya bertumpu pada kalori sebagai sumber energi. Lantas, nutrisi anak apa saja?

Faktanya, tubuh anak memerlukan berbagai nutrisi. Di antara nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh anak adalah karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Masing-masing zat saling melengkapi untuk menjalankan berbagai fungsi penting di dalam tubuh.

1. Karbohidrat

Karbohidrat sering diibaratkan sebagai bahan bakar bagi tubuh. Tapi, Carnivores, tahukah kamu bahwa karbohidrat juga memberi manfaat tersendiri bagi otak?

Faktanya, glukosa hasil olahan karbohidrat merupakan pasokan energi utama yang menunjang kinerja otak yang optimal.[2] Makanya, asupan karbohidrat yang baik dapat memengaruhi daya tahan mental anak serta konsentrasi belajar di sekolah selama jam pelajaran berlangsung.

2. Protein

Di sisi lain, fungsi protein tidak terbatas pada pembentukan massa otot.

Pada masa kanak-kanak, pertumbuhan berlangsung di berbagai bagian tubuh. Protein sendiri memasok asam amino yang digunakan tubuh untuk membentuk enzim, hormon, dan zat-zat lain yang mendorong kelancaran proses pertumbuhan serta perkembangan.

3. Lemak Sehat

Lemak masih dianggap buruk di masyarakat. Padahal bagi anak-anak, lemak justru punya peran penting. Di samping berfungsi sebagai cadangan energi, lemak juga mengandung asam lemak esensial yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.

Intinya bukan menjauhi lemak sepenuhnya, melainkan memilah sumber yang lebih baik, seperti ikan, alpukat, kacang-kacangan, dan minyak nabati, di samping mengurangi konsumsi lemak jenuh serta lemak trans.

4. Vitamin

Meski kebutuhan akan vitamin tergolong kecil, fungsinya sangat besar bagi tubuh anak. Vitamin A menjaga kesehatan mata dan imunitas, vitamin C membantu penyerapan zat besi dari sayur, dan vitamin B membantu mengubah makanan menjadi sumber energi serta mendukung proses pembentukan sel darah.

Makanya, perut kenyang tidak selalu berarti gizi sudah terpenuhi. Anak bisa saja sudah memperoleh energi yang cukup, tetapi masih kekurangan zat gizi mikro tertentu. Jadi, yang perlu diperhatikan bukan cuma besaran porsi tapi juga variasi menu.

5. Mineral

Orang tua juga masih sering mengabaikan asupan mineral penting pada anak. Padahal, fungsinya tidak kalah penting dibandingkan zat gizi lainnya.

Zat besi, misalnya, diperlukan tubuh untuk memproduksi hemoglobin. Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi bisa mengakibatkan anemia, dan pada akhirnya mengganggu perkembangan otak anak.

Adapun zinc berperan dalam regenerasi sel dan sistem imun, sedangkan kalsium dan fosfor memelihara kesehatan gigi.

Secara kuantitas, kebutuhan tubuh akan vitamin dan mineral jauh lebih kecil daripada karbohidrat atau protein. Tapi jika asupan nutrisi anak ini kurang, dampaknya tidak main-main. Maka dari itu, meski porsinya mini, fungsinya tidak boleh dianggap sepele.

Ini daftar lengkap nutrisi harian anak beserta sumber-sumbernya.

Nutrisi

Fungsi

Sumber Makanan

Karbohidrat

Menghasilkan energi untuk aktivitas sehari-hari dan fungsi otak, sementara serat bermanfaat untuk kesehatan pencernaan anak

Gandum, nasi, kentang, buah-buahan, sayuran

Protein

Membantu pertumbuhan dan pemulihan sel-sel jaringan, serta produksi enzim, hormon, dan protein tubuh lainnya

Daging sapi, ikan, ayam, susu, yogurt, kacang-kacangan, kedelai

Lemak Sehat

Menyediakan cadangan energi, mendukung perkembangan otak dan sel, serta membantu penyerapan vitamin A, D, E, dan K

Ikan, alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian

Vitamin

Mendukung berbagai proses organ tubuh, termasuk penglihatan, sistem kekebalan tubuh, pembentukan darah, metabolisme energi, dan perkembangan sel-sel jaringan

Buah-buahan, sayuran, gandum, produk olahan susu, telur, daging sapi, ikan

Mineral

Mendukung pengangkutan oksigen, perkembangan tulang, fungsi kelenjar tiroid, dan imunitas

Daging sapi, ikan, produk olahan susu, telur, sayuran hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, garam beryodium

Cara Memenuhi Nutrisi Anak, Apa yang Harus Dilakukan?

Anak makan wortel menggunakan garpu, close-up mulut terbuka

Kebutuhan nutrisi harian anak baru terpenuhi bila dilihat dari rangkaian menu sehari-hari. Pola makan yang seimbang mengharuskan anak mendapat variasi makanan dari tiap kelompok nutrisi, baik lewat makanan pokok maupun snack, supaya asupan gizinya lengkap.

Karena itu, school meal program memegang peranan penting di sini. Mengingat anak-anak menghabiskan sebagian besar waktu di sekolah, seporsi makanan bergizi yang diterima di sekolah bisa jadi pelengkap konsumsi dari rumah, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian secara keseluruhan.

Rancangan menu yang baik, yang terdiri dari karbohidrat, protein, sayur atau buah, dan lemak sehat, lebih lengkap dan seimbang untuk menunjang proses belajar anak. Jadi, makanan sekolah mengemban tugas ganda, yakni untuk mengenyangkan sekaligus memperkaya kualitas gizi anak.

Di sisi lain, paparan berulang terhadap berbagai jenis makanan bergizi membiasakan anak dengan berbagai jenis makanan. Pengalaman itu memperkenalkan cita rasa, variasi tekstur, dan kategori makanan baru. Jadi, menu seimbang tidak lagi menjadi hal yang asing.

Kebiasaan yang terbentuk sejak awal tentu akan melekat hingga dewasa kelak.

Mudahnya Cukupi Kebutuhan Nutrisi Anak bersama HOLYCOW!

Daging steak dipanggang di atas panggangan dengan bara api

Ada banyak hal yang perlu dicermati dalam memberi makan siang seimbang untuk siswa tiap hari, seperti kualitas bahan dan profil gizi tiap menu. Untungnya ada HOLYCOW! Catering Services, mitra sekolah dalam merealisasikan cara mencukupi nutrisi anak dengan praktis.

HOLYCOW! yang asli menyediakan pilihan menu bernutrisi yang telah dikreasikan secara khusus agar sesuai dengan kebutuhan nutrisi pelajar usia sekolah.

Jadi, sekolah tidak perlu ribet mengatur menu sendiri, belum lagi mengolah dan menghidangkannya. Catering makan siang sekolah HOLYCOW! siap membantu sejak awal sampai akhir proses.

Selain itu, transparansi mengenai kalori dan kandungan gizi memudahkan sekolah memahami komposisi setiap sajian menu. Orang tua pun tidak waswas karena tahu pasti apa yang ada di dalam makanan anak di sekolah.

Itu semua standar layanan Steak Hotel by HOLYCOW!, berlandaskan dedikasi dan rekam jejak founder HOLYCOW!, Wynda Mardio. Lebih dari rasa kenyang, jaminan kepercayaan juga bisa kamu dapatkan, Carnivores.

Baca Juga: Penting untuk Si Kecil, Ini 7 Manfaat Daging Sapi untuk Anak

Kesimpulannya, makanan yang masuk ke tubuh anak hari ini akan membentuk kebiasaan makannya kelak. Karena itu, dengan menghadirkan menu seimbang secara konsisten, pendidik tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi siswa. Dari rutinitas itu, kebiasaan yang terus melekat juga akan terbentuk.

Ini dia bentuk penanaman nilai jangka panjang mengenai pentingnya memenuhi nutrisi anak dan membangun pola hidup sehat. Berawal dari lingkungan sekolah, tapi terus berlanjut sampai dewasa bahkan seumur hidup.


FAQ

Apa saja nutrisi penting yang dibutuhkan anak untuk tumbuh kembang? +

Ada 5 nutrisi utama yang dibutuhkan tubuh anak: karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Masing-masing zat saling melengkapi untuk menjalankan fungsi penting, mulai dari sumber energi, pembentukan sel, hingga mendukung perkembangan otak.

Apa fungsi karbohidrat bagi anak? +

Karbohidrat menjadi pasokan energi utama untuk kinerja otak melalui glukosa hasil olahannya. Asupan karbohidrat yang baik memengaruhi daya tahan mental dan konsentrasi belajar anak selama jam pelajaran.

Kenapa lemak penting untuk anak, bukan hanya karbohidrat dan protein? +

Lemak berfungsi sebagai cadangan energi dan mengandung asam lemak esensial yang penting untuk pertumbuhan serta perkembangan anak. Kuncinya bukan menghindari lemak sepenuhnya, melainkan memilih sumber yang lebih sehat seperti ikan, alpukat, dan kacang-kacangan.

Apa dampak jika anak kekurangan zat besi? +

Kekurangan zat besi bisa mengakibatkan anemia, yang pada akhirnya dapat mengganggu perkembangan otak anak. Zat besi sendiri berperan penting dalam produksi hemoglobin untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Apakah porsi makan yang banyak sudah menjamin gizi anak tercukupi? +

Belum tentu. Anak bisa saja sudah mendapat energi yang cukup dari porsi makan, tetapi masih kekurangan zat gizi mikro tertentu seperti vitamin dan mineral. Karena itu, yang perlu diperhatikan bukan cuma besaran porsi, tapi juga variasi menu.

Bagaimana cara memastikan kebutuhan nutrisi anak terpenuhi setiap hari? +

Kebutuhan nutrisi anak terpenuhi lewat variasi makanan dari tiap kelompok nutrisi, baik dari menu di rumah maupun sekolah. Kehadiran school meal program dengan menu seimbang (karbohidrat, protein, sayur/buah, dan lemak sehat) berperan penting melengkapi asupan gizi anak sehari-hari, seperti yang disediakan HOLYCOW! Catering Services.


Sumber

[1] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. SSGI 2024: Prevalensi Stunting Nasional Turun Menjadi 19,8%. https://kemkes.go.id/id/ssgi-2024-prevalensi-stunting-nasional-turun-menjadi-198

[2] Harvard Medical School. Sugar and the Brain. https://hms.harvard.edu/news-events/publications-archive/brain/sugar-brain

Leave a comment

All comments are moderated before being published