Home Story Asupan untuk Workout Saat Puasa yang Bisa Tingkatkan Tenaga

Asupan untuk Workout Saat Puasa yang Bisa Tingkatkan Tenaga

Merasa kurang bertenaga saat puasa adalah hal yang umum terjadi. Tapi, bukan berarti kamu harus menunda olahraga dan berleha-leha. Pemilihan asupan untuk workout saat puasa yang tepat merupakan faktor penting yang bisa membuat kamu lebih bertenaga.

Di artikel ini, kamu akan mengetahui lebih dalam tentang cara olahraga yang paling tepat saat berpuasa, serta makanan yang direkomendasikan untuk menambah stamina. Baca hingga akhir, ya.

Apakah Ketika Puasa Boleh Workout?

pria dan wanita yang sedang latihan workout di lapangan pada sore hari

Berpuasa ataupun tidak, memiliki aktivitas fisik yang cukup merupakan hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Menurut WHO, memiliki aktivitas fisik dapat berpengaruh signifikan tidak hanya pada fisik, namun juga mental [1].

Akan tetapi, saat puasa, badan kamu cenderung akan merasa lebih lemas daripada biasanya. Tidak hanya itu, puasa pun berpotensi meningkatkan konsumsi makanan yang kurang sehat, misalnya makanan manis dan gorengan. Hal inilah yang perlu kamu antisipasi dengan melakukan workout.

Dengan berolahraga, kamu dapat meningkatkan stamina jadi lebih baik, sehingga kamu tidak mudah lelah meski berpuasa. Selain itu, olahraga juga bisa menjaga daya tahan tubuh dan metabolisme, sehingga kamu tetap bisa menikmati makanan enak tanpa khawatir akan jadi rentan terhadap penyakit.

Apa Olahraga yang Cocok untuk Bulan Puasa?

laki laki dan wanita yang sedang jogging

Pada dasarnya, melakukan segala jenis aktivitas fisik merupakan hal baik, terutama saat puasa. Kamu bisa melakukannya dengan cara-cara sederhana, misalnya saja dengan membereskan rumah, menyapu halaman, atau berjalan-jalan di sekitar tempat tinggal kamu.

Tapi, jika kamu ingin melakukan olahraga dengan teknik yang lebih baik, sangat direkomendasikan untuk kamu melakukan olahraga yang memiliki intensitas rendah dan sedang. Misalnya saja, yoga, jogging, atau angkat beban ringan.

Akan lebih baik jika kamu tidak menambah rutinitas latihan baru, terutama latihan yang memiliki intensitas tinggi. Selain dapat menguras stamina lebih cepat, hal ini juga berpotensi mengurangi massa otot.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Workout di Bulan Puasa?

pasangan yang sedang jogging di area hutan pada sore hari

Tak bisa dipungkiri, melakukan puasa ramadhan akan menyebabkan pergeseran waktu pada rutinitasmu, terutama jam tidur. Oleh karena itu, pemilihan waktu yang tepat untuk berolahraga adalah hal krusial.

Saat puasa, terdapat tiga rekomendasi rentang waktu yang bisa kamu pilih, yakni:

  • 90 menit menjelang berbuka puasa. Meski di penghujung hari, kamu tetap bisa menjaga stamina dengan cara melakukan olahraga intensitas rendah.
  • 2-3 jam setelah berbuka. Di periode ini, kamu sudah mendapat asupan tenaga untuk jenis olahraga yang membutuhkan banyak energi.
  • Menjelang sahur. Pemilihan periode ini membantu meningkatkan energi kamu untuk beraktivitas di pagi hari.

Lantas, berapa lama sebaiknya olahraga saat puasa? Jawabannya bisa bervariasi, tergantung pada kebiasaan olahraga kamu sehari-hari. Namun, umumnya, banyak yang memilih berolahraga selama 30 hingga 90 menit tiap harinya.

Asupan Nutrisi yang Dibutuhkan untuk Workout Saat Puasa

ilustrasi konsep nutrisi

Ingin proses workout kamu saat puasa menjadi lebih optimal? Tentunya kamu harus mendorong prosesnya dari dalam, yakni dengan cara mengonsumsi makan makanan yang baik untuk olahraga. Ini asupan yang harus kamu penuhi selama berpuasa:

1. Protein

Protein merupakan asupan penting untuk mendukung proses workout kamu, terutama jika kamu berfokus pada muscle building atau pembangunan otot. Pasalnya, protein dapat memperbaiki jaringan dan otot yang mengalami perubahan selama kamu melakukan workout.

Sumber protein umumnya berasal dari sumber hewani, misalnya saja daging sapi, ayam, salmon, telur, atau susu. Selain itu, ada juga sumber protein nabati yang bisa kamu coba, misalnya kacang kedelai.

2. Karbohidrat

Karbohidrat berfungsi sebagai sumber tenaga yang bisa menghindarkan kamu dari rasa lemas saat berolahraga. Biasanya, banyak yang menaruh pilihan karbohidrat pada nasi. Namun, kentang, jagung, dan pasta juga bisa menjadi opsi jikalau kamu menginginkan pilihan lain.

3. Vitamin dan Mineral

Sedang rutin workout ataupun tidak, tentunya asupan vitamin dan mineral tidak boleh kamu lewatkan. Kamu bisa mendapatkan dua kandungan bermanfaat ini dari banyak sumber, misalnya saja sayur-sayuran dan buah-buahan.

4. Lemak

Lemak tidak melulu berbahaya bagi tubuh. Pasalnya, ada juga jenis lemak yang baik bagi kesehatan tubuh, terutama jagung yang berfungsi untuk memompa oksigen saat berolahraga. Sumber lemak baik ini diantaranya adalah minyak zaitun, kacang-kacangan, atau alpukat.

Baca Juga: 6 Tips Diet Saat Puasa, Catat Agar Hasilnya Lebih Maksimal!

5. Air

Kekurangan air bisa memiliki deretan dampak buruk yang panjang bagi tubuh, tidak hanya jangka pendek tapi juga jangka panjang. Tidak hanya mengonsumsi air mineral, kamu juga bisa mendapatkan air dari sup atau buah-buahan. Tapi, selama puasa, kurangi teh dan kopi, ya.

Tips Penuhi Asupan Makanan untuk Workout saat Puasa yang Mudah

beberapa menu steak holycow

Mau tahu trik agar kamu bisa mendapat kelima asupan tersebut dalam satu piring, dan tentu saja rasanya dijamin enak? Makan di Holycow jawabannya.

Holycow menyediakan berbagai pilihan protein yang premium, namun juga terjangkau. Kamu mau makan daging wagyu yang bercitarasa mewah? Daging salmon yang lembut? Atau back to basic dengan olahan ayam yang gurih? Semuanya ada di Holycow.

Tidak cuma itu, tersedia pula berbagai menu pendamping, mulai dari berbagai olahan kentang serta jagung yang kaya akan karbohidrat, hingga semangkuk salad segar yang kaya akan vitamin dan mineral.

Baca Juga: Waktu Terbaik Makan Berat saat Buka Puasa agar Tetap Sehat

Bersama Holycow, asupan untuk workout saat puasa bukan jadi hal yang harus kamu pusingkan. Ayo, booking tanggal bukber-mu dari sekarang. Siapkan juga list daftar menu di Holycow untuk kamu nikmati saat buka dan sahur.


FAQ

Mengapa olahraga (workout) tetap diperbolehkan dan justru penting dilakukan selama bulan puasa? +

Karena aktivitas fisik saat puasa berpengaruh positif pada kesehatan fisik maupun mental. Workout terbukti meningkatkan stamina, menjaga metabolisme tubuh, memelihara daya tahan tubuh, serta mencegah penurunan massa otot walau kondisi perut sedang berpuasa.

Kapan saja 3 pilihan waktu terbaik untuk workout saat puasa dan berapa durasi idealnya? +

Durasi ideal workout adalah sekitar 30 hingga 90 menit per hari, dengan 3 pilihan rentang waktu terbaik:

  • 90 Menit Menjelang Berbuka: Cocok untuk latihan intensitas rendah (stamina langsung diganti saat azan).
  • 2–3 Jam Setelah Berbuka: Waktu terbaik untuk latihan yang butuh energi ekstra karena nutrisi sudah terisi.
  • Menjelang Sahur: Membantu meningkatkan kesegaran dan energi untuk beraktivitas sepanjang pagi.
Jenis olahraga apa yang paling direkomendasikan dan harus dihindari saat bulan Ramadan? +

Disarankan memilih olahraga berintensitas rendah hingga sedang, seperti yoga, jogging santai, atau angkat beban ringan. Hindari menambah rutintas latihan baru berintensitas tinggi (high intensity) karena dapat menguras stamina dengan cepat dan berisiko mengikis massa otot.

Apa saja 5 makro dan mikronutrisi wajib yang harus ada dalam menu makan sahur & buka untuk pendukung workout? +

Kelima asupan wajib tersebut meliputi:

  1. Protein: Memperbaiki dan membangun jaringan otot (daging sapi, ayam, salmon, telur).
  2. Karbohidrat: Sumber tenaga utama penahan lemas (nasi, kentang, jagung, pasta).
  3. Vitamin & Mineral: Menjaga daya tahan tubuh (sayur dan buah-buahan).
  4. Lemak Baik: Membantu pemompaan oksigen (minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan).
  5. Cairan/Air: Mencegah dehidrasi (air mineral, sup, hindari berlebih kopi/teh).
Bagaimana cara praktis memenuhi seluruh nutrisi workout puasa tersebut dalam satu piring hidangan? +

Kamu bisa menyantap kombinasi menu lengkap di Steak Hotel by Holycow!. Pilihan protein premium (seperti steak wagyu, salmon, atau olahan ayam) dapat dipadukan langsung dengan karbohidrat (mashed potato atau jagung) serta serat salad segar untuk memenuhi vitamin dan mineral harianmu secara praktis dan lezat.


Sumber

[1] World Health Organization (WHO). Physical activity: Fact sheets. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/physical-activity

Leave a comment

All comments are moderated before being published