10 Perbedaan Lengkap Oven dan Microwave dan Tips Memilihnya
Perbedaan oven dan microwave wajib kamu pahami lebih dulu sebelum membeli peralatan dapur baru, Carnivores. Meski rupanya sama, cara kerja keduanya sangat berbeda dalam mengolah bahan makanan.
Supaya tak salah pilih, langsung saja simak panduan lengkap yang membedah sisi teknis hingga tips memilih alat yang tepat di antara keduanya berikut ini.
Apa Itu Oven?

Secara teknis, oven adalah ruang tahan panas yang berfungsi mematangkan makanan menggunakan elemen pemanas di atas atau di bawah.
Udara di dalam ruangan dinaikkan suhunya sampai titik tertentu, lalu panas tersebut merambat ke permukaan makanan lewat udara yang diam maupun berputar.
Sistem ini memicu reaksi kimia bernama reaksi “Maillard” (pencokelatan) dan karamelisasi gula di lapisan luar daging atau roti.
Adapun cara menggunakan oven listrik pada dasarnya berawal dari pemanasan awal supaya suhu di dalam ruangan sudah stabil dan merata sebelum loyang dimasukkan ke dalamnya.
Apa Itu Microwave?

Berbeda dengan oven, microwave atau juga disebut microwave oven merupakan perangkat yang memanfaatkan gelombang elektromagnetik berfrekuensi tinggi, tepatnya di angka 2.450 MHz.[1]
Gelombang ini tidak memanaskan udara di dalam kotak, melainkan langsung menyerang molekul air, lemak, dan gula di dalam makanan.
Molekul-molekul tadi dipaksa bergetar miliaran kali setiap detiknya hingga timbul panas akibat gesekan internal yang sangat cepat.
Mengingat kinerjanya yang mengandalkan kelembapan, cara membersihkan microwave harus dilakukan secara rutin menggunakan kain lembut.
Dengan begitu, sisa uap air atau percikan lemak tidak akan mengeras, sebab dapat mengganggu pancaran gelombang elektromagnetik dari magnetron.
Baca Juga: Chiller dan Freezer: Apa yang Membedakan Keduanya?
Apa Perbedaan Oven dan Microwave?

Walau fungsinya sama-sama untuk urusan panas-memanaskan, ada perbedaan besar dari sisi teknis keduanya.
Pertanyaan mengenai microwave dan oven apa bedanya pun kerap menghantui konsumen lantaran produsen sengaja memakai istilah “oven” pada microwave guna keperluan pemasaran.
Untuk itu, simak secara lengkap perbedaannya supaya kamu semakin paham, Carnivores.
1. Prinsip Dasar Pemanasan
Perbedaan cara kerja oven dan microwave terletak pada sumber energinya.
Oven memakai elemen termal berupa kawat listrik atau api gas untuk menghangatkan suhu ruang.
Di sisi lain, microwave menggunakan radiasi non-ionisasi yang menembus jaringan makanan guna menggerakkan molekul polar secara dielektrik (pemanasan lewat getaran molekul).
2. Efek pada Tekstur Makanan
Barangkali kamu menyadari bahwa roti dari oven terasa garing, tetapi justru bertekstur lembek jika dipanaskan dengan microwave. Hal ini terjadi karena oven membuang kelembapan permukaan sehingga timbul tekstur renyah.
Sementara itu, microwave memanaskan kandungan air di dalam. Akibatnya, makanan cenderung tetap lembap atau malah terasa alot jika durasinya terlalu lama.
3. Kecepatan dan Efisiensi
Dalam hal kecepatan, microwave juaranya sebab panas muncul seketika di dalam bahan makanan. Sebaliknya, oven membutuhkan waktu lebih lama lantaran harus melewati fase pemanasan awal (pre-heat).
Bedanya oven dan microwave di sini amat terasa pada tagihan listrik jika kamu hanya memanaskan porsi kecil, di mana microwave jauh lebih hemat daya.
4. Distribusi Panas
Oven menyebarkan panas lewat udara secara perlahan ke seluruh bagian ruangan.
Namun, pada microwave, dapat muncul fenomena cold spots (titik dingin) karena gelombang yang memantul di dalam ruang logam tidak selalu mengenai setiap sudut makanan secara merata.
Itulah alasan mengapa piring di dalam microwave harus terus berputar.
5. Material Wadah yang Digunakan
Keselamatan dasar mengharuskan kamu memakai material wadah yang berbeda untuk setiap jenis alat masak, Carnivores.
Untuk oven, kamu bisa memakai loyang logam atau besi cor. Namun, sebaiknya hindari memasukkan logam ke dalam microwave karena bisa memicu percikan api.
Di samping itu, perbedaan bentuk oven dan microwave yang sepintas mirip tetap mengharuskan kamu teliti membaca label microwave safe (aman untuk microwave) pada wadah plastik atau keramik.
6. Hasil Warna Masakan
Oven mampu memberikan warna cokelat keemasan yang menggoda selera pada permukaan ayam panggang. Sebaliknya, microwave tidak bisa melakukan hal tersebut karena suhu udara di sekitarnya tidak cukup panas untuk memicu reaksi Maillard di permukaan kulit.
7. Fungsi Utama di Dapur
Melihat dari perbedaan fungsi microwave dan oven, kamu pun bisa menyimpulkan kegunaannya.
Oven lebih pas untuk kegiatan baking (memanggang roti) dan roasting (membakar daging utuh). Sementara itu, microwave lebih unggul untuk urusan mencairkan makanan beku (defrost) atau sekadar menghangatkan sisa makanan semalam.
8. Kapasitas Ruang Masak
Oven umumnya lebih lega, sehingga bisa dipakai untuk memasak banyak nampan bersama-sama.
Di sisi lain, kapasitas microwave cenderung terbatas untuk porsi individu atau satu piring saja.
9. Dampak Terhadap Nutrisi
Menariknya, microwave justru lebih baik dalam menjaga vitamin yang sensitif terhadap panas seperti vitamin C.[2] Karena durasi masaknya relatif singkat dan memakai sedikit air, nutrisi tidak sempat larut atau hancur jika kamu bandingkan dengan pemanggangan berdurasi lama di dalam oven.
10. Mekanisme Perpindahan Panas
Pada oven, panas berpindah lewat radiasi inframerah dan konveksi udara. Di sisi lain, microwave memindahkan energinya lewat penetrasi gelombang yang masuk ke dalam jaringan makanan sedalam 1-1,5 inci (2,5-3,8 cm).[2]
Berikut adalah tabel ringkasan lengkap untuk memudahkan kamu membedakan keduanya:
|
Aspek Perbandingan |
Oven |
Microwave |
|
Prinsip Dasar |
Pemanasan elemen termal (gas/listrik) |
Radiasi elektromagnetik frekuensi tinggi |
|
Mekanisme Pemanasan |
Radiasi termal, konveksi, konduksi |
Pemanasan dielektrik (getaran molekul air) |
|
Sifat Pemanasan |
Memanaskan seluruh ruang di dalam |
Hanya memanaskan molekul makanan langsung |
|
Kecepatan Memasak |
Relatif lambat; butuh pemanasan awal |
Sangat cepat; panas dihasilkan instan |
|
Tekstur Hasil |
Renyah dan kecokelatan |
Lembut, cenderung lembek |
|
Fungsi Utama |
Memanggang (baking), membakar (roasting) |
Menghangatkan, mencairkan (defrost) |
|
Efisiensi Energi |
Lebih rendah untuk porsi kecil |
Sangat tinggi untuk porsi kecil |
|
Kapasitas |
Besar; bisa banyak hidangan sekaligus |
Terbatas; porsi individu atau piring standar |
|
Wadah Makanan |
Logam, kaca tahan panas, keramik |
Kaca, keramik, plastik khusus (microwave safe) |
|
Keseragaman Panas |
Relatif merata (terutama tipe konveksi) |
Sering terdapat “titik dingin” (cold spots) |
Gunakan Oven Jika...

Pilih oven apabila kamu hobi mengolah hidangan yang menuntut kesempurnaan tekstur.
Contohnya, ketika ingin membuat steak dengan kerak luar yang gurih atau memanggang kue yang harus mengembang sempurna.
Oven memberikan stabilitas suhu yang diperlukan supaya adonan roti tidak bantat. Selain itu, jika kamu sering menjamu tamu dalam jumlah banyak, oven adalah alat tempur yang paling bisa kamu andalkan.
Gunakan Microwave Jika...

Sebaliknya, alat ini adalah sahabat terbaik untuk kamu yang punya gaya hidup serba cepat.
Jika rutinitasmu hanya berkisar pada menghangatkan bekal kantor atau sekadar membuat popcorn sebagai teman camilan menonton film, pilih microwave.
Microwave juga efektif untuk mengukus sayuran hijau supaya warnanya tetap cerah dan kandungan gizinya tidak hilang lantaran larut dalam air rebusan.
Baca Juga: Cara Mencairkan Daging Beku dengan Cepat Paling Aman
Oven vs Microwave, Pilih yang Mana? Ini Tipsnya

Masih bimbang ingin meminang yang mana untuk dapurmu? Coba pertimbangkan beberapa poin berikut:
-
Cek sisa ruang di meja dapur kamu. Apakah cukup untuk unit tanam (built-in) atau butuh yang bisa dipindah-pindah?
-
Pikirkan menu apa yang paling sering muncul di meja makan: apakah masakan porsi besar atau sekadar makanan instan.
-
Perhatikan daya listrik di rumah, pasalnya microwave dengan watt rendah (di bawah 900 W) terkadang kurang maksimal dalam meratakan panas.
-
Jika budget terbatas namun ingin keduanya, cari model hybrid yang memiliki fitur grill (pemanggang) tambahan di dalam unit microwave.
-
Pertimbangkan fitur keamanan seperti kunci pengaman anak jika kamu punya balita yang suka menekan tombol sembarangan.
Itulah penjelasan lengkap mengenai perbedaan oven dan microwave yang perlu kamu pahami baik-baik sebelum membeli. Setelah mendapatkan alat masak yang sesuai, waktunya memilih bahan masakan terbaik untuk diolah di perangkat barumu.
Dapatkan potongan daging sapi berkualitas premium dengan mengecek produk Holycow yang asli. Kualitas daging yang dikurasi langsung oleh founder Holycow Wynda Mardio, dijamin akan membuat hasil pangganganmu sekelas restoran bintang lima.
Tunggu apa lagi, yuk segera pilih daging favorit kamu sekarang!
FAQ
Leave a comment
