Home Story Silaturahmi: Definisi, Dalil, Manfaat, dan Caranya

Silaturahmi: Definisi, Dalil, Manfaat, dan Caranya

Carnivores, tahukah kamu jika silaturahmi adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam? Meskipun termasuk ke dalam amalan habluminannas, namun ada ganjaran pahala besar. Karena itu, kamu wajib paham alasan mengapa amalan ini sangat penting bagi para muslim. 

Ada beberapa momen yang pas untuk bersilaturahmi, misalnya seperti di Hari Raya Idulfitri. Kegiatan ini bahkan jadi satu di antara sekian sunnah Idulfitri yang rugi jika tidak kamu amalkan. Supaya lebih paham, berikut adalah penjelasan tentang definisi, manfaat, dan cara melakukan kegiatan ini! 

Definisi Silaturahmi

dua orang muslim yang sedang berpegangan tangan

Bagi para Carnivores yang belum tahu apa yang dimaksud dengan silaturahmi, menurut KBBI artinya adalah tali persahabatan.[1] Sedangkan secara etimologi, istilah ini terdiri dari 2 kata, yaitu “shilat" dan "al-rahim” dalam bahasa Arab. Shilat artinya sambung dan al-rahim artinya kasih sayang.

Jadi, arti silaturahmi dalam Islam adalah tali yang digunakan untuk menyambung kasih sayang. Kamu bisa melakukannya dengan keluarga, sahabat, rekan kerja, dan hubungan antar-manusia lainnya.

Pentingnya Silaturahmi dalam Islam

muslim yang sedang memegang kitab

Islam berkali-kali menekankan soal pentingnya hubungan baik dengan sesama manusia (habluminannas). Salah satu caranya adalah dengan mengeratkan tali persahabatan dan persaudaraan. Hal ini tertulis jelas dalam berbagai hadis tentang silaturahmi, yaitu:

1. hadis Riwayat Bukhari

Hadis pertama adalah HR. Bukhari, yang berbunyi:

‏مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ، وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

Arti: “Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah tali silaturahmi.”[2]

2. hadis Riwayat Ibu Majah

Selain itu, ada juga HR. Ibu Majah yang menjelaskan soal pentingnya silaturahmi dalam Islam, yaitu:

أَسْرَعُ الْخَيْرِ ثَوَابًا الْبِرُّ وَصِلَةُ الرَّحِمِ وَأَسْرَعُ الشَّرِّ عُقُوبَةً الْبَغْىُ وَقَطِيعَةُ الرَّحِمِ

Arti: “Perbuatan baik yang paling cepat mendapatkan pahala adalah kebaikan dan penyambung tali silaturahmi, sedangkan perbuatan jahat yang paling cepat mendapatkan dosa adalah ketidakadilan dan pemutus silaturahmi.”[3]

3. hadis Riwayat Tirmidzi

Lalu, ada juga HR. Tirmidzi yang menjelaskan tentang alasan mengapa silaturahmi itu penting. Bunyinya sebagai berikut!

مِنْ أَنْسَابِكُمْ مَا تَصِلُونَ بِهِ أَرْحَامَكُمْ فَإِنَّ صِلَةَ الرَّحِمِ مَحَبَّةٌ فِي الأَهْلِ مَثْرَاةٌ فِي الْمَالِ مَنْسَأَةٌ فِي الأَثَرِ

Arti: “Pelajari garis keturunanmu untuk menjaga silaturahmi. Karena sesungguhnya, menjaga silaturahmi bisa mendorong kasih sayang di antara kerabat, memperluas rezeki, dan memanjangkan umurmu.”[4]

Manfaat Silaturahmi dalam Islam

dua orang muslim yang sedang minum kopi sambil tertawa

Berdasarkan hadis-hadis di atas, kamu pasti sudah punya gambaran tentang tujuan menjalin silaturahmi. Supaya lebih jelas, berikut adalah manfaat silaturahmi dalam Islam! 

1. Menumbuhkan Rasa Kasih Sayang antar Kerabat dan Sahabat

Sebagian besar dari kamu pasti punya kerabat dan sahabat yang jarang bertemu. Alasannya cukup kompleks, namun biasanya karena jarak. Karena itu, kamu hanya bisa bertemu dengan mereka di waktu tertentu saja seperti di musim mudik lebaran. 

Baca Juga: 8 Tips Mudik 2025: dari Persiapan hingga ke Tujuan

Jarang bertemu bisa membuat rasa kasih sayang antar teman dan saudara mulai pupus dan hilang. Kegiatan ini bisa mencegahnya. Kamu dapat mengobrol santai dan reconnect setelah tidak bertemu berbulan-bulan atau bertahun-tahun lamanya. 

2. Membuka Pintu Rezeki

Selain menumbuhkan kasih sayang, kamu juga bisa menjaga hubungan baik dengan orang terdekat dan terkasih. Sadar atau tidak, hubungan baik ini bisa membuka pintu rezeki. Bisa jadi, ada kerabat atau sahabat yang menawarkan pekerjaan, sebuah proyek bisnis, atau hal-hal lain yang sejenis. 

Ada juga rezeki dalam bentuk yang lebih sederhana, berkaitan dengan tradisi Idulfitri di Indonesia. Tradisi tersebut adalah memberi dan menerima hampers atau THR. Kamu bisa membuka pintu rezeki untuk orang lain sekaligus memperluas rezeki diri sendiri.

Baca Juga: 10 Ide Hampers Lebaran yang Unik dan Anti Mainstream 

3. Memanjangkan Umur

Terakhir, kamu bisa berumur lebih panjang jika sering mempererat tali persahabatan dan persaudaraan. Pasalnya, hal ini berkaitan erat dengan kesehatan fisik dan mental, dua faktor yang bisa memanjangkan umur.

Secara fisik, kamu akan lebih sering berjalan kaki dari rumah ke rumah untuk menyambung tali kasih ini. Sedangkan secara mental, kamu bisa melatih kepercayaan diri. Cobalah untuk menularkan energi positif pada orang-orang di sekitar kamu agar upaya reconnecting ini bisa berjalan sesuai keinginan.

Cara Melakukan Silaturahmi

dua orang muslim yang sedang tertawa bersama

Seperti apa yang sudah disinggung di atas, kamu bisa melakukan silaturahmi dengan datang langsung ke rumah kerabat atau sahabat. Terlebih jika kamu berencana untuk mudik dan orang-orang terdekat sedang berada di daerah yang sama dengan kamu. 

Baca Juga: 7 Persiapan Sebelum Mudik yang Tak Boleh Terlupa

Namun, jika kamu tidak berencana untuk pulang kampung atau untuk orang-orang berjarak jauh, kamu cukup menjalin silaturahmi dengan mengirim ucapan lebaran atau Idulfitri. Hal ini sudah lebih dari cukup untuk menjaga komunikasi dan mempererat tali kasih. 

Mengingat silaturahmi adalah sunnah yang sangat dianjurkan, kamu bisa sekalian mengirim hampers Holycow untuk orang tersayang. Pilihannya ada banyak, mulai dari Salmon En Coutre, Beef Wellington, voucher, dan lain-lain. Karena merupakan Holycow yang asli dari founder Wynda Mardio, kualitasnya pasti terjamin!


FAQ

Apa sih arti kata silaturahmi secara bahasa (etimologi) dan menurut KBBI? +

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), silaturahmi artinya adalah tali persahabatan. Sedangkan secara etimologi (bahasa Arab), istilah ini berasal dari dua kata yaitu "shilat" yang artinya sambung dan "al-rahim" yang artinya kasih sayang. Jadi, arti silaturahmi dalam Islam adalah tali yang digunakan untuk menyambung kasih sayang antarsesama manusia.

Apa saja dalil hadis shahih yang menjelaskan manfaat utama menyambung tali silaturahmi? +

Ada beberapa hadis populer yang menegaskan keutamaan amalan ini, di antaranya:

  • HR. Bukhari: Menjelaskan bahwa barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.
  • HR. Ibn Majah: Menyebutkan bahwa perbuatan baik yang paling cepat mendapatkan pahala adalah kebaikan dan penyambung silaturahmi.
  • HR. Tirmidzi: Menegaskan bahwa silaturahmi mendorong rasa kasih sayang di antara kerabat, memperluas rezeki, dan memanjangkan umur.
Kenapa dari sisi kesehatan fisik dan mental silaturahmi disebut bisa bikin panjang umur? +

Secara fisik, kegiatan berkunjung dari rumah ke rumah memicu kita lebih banyak berjalan kaki. Sementara secara mental, bersilaturahmi membantu melatih kepercayaan diri, mempererat kesehatan psikologis, serta membagikan energi positif yang secara langsung berdampak baik pada kualitas dan harapan hidup seseorang.

Bagaimana cara bersilaturahmi dengan kerabat atau teman yang jaraknya jauh dan tidak bisa dikunjungi? +

Jika terkendala jarak atau tidak sedang mudik, kamu tetap bisa menjaga tali silaturahmi dengan cara mengirimkan ucapan selamat Idulfitri/lebaran melalui media komunikasi. Langkah ini sudah lebih dari cukup untuk menjaga silaturahmi, menjaga komunikasi, dan mempererat tali kasih sayang antar-sesama.

Selain berkunjung langsung, media atau barang apa yang pas buat dikirim sebagai penyambung silaturahmi? +

Kamu bisa membuka pintu rezeki sekaligus mempererat hubungan emosional dengan mengirimkan hampers lebaran atau THR. Pilihan hampers kuliner premium seperti Beef Wellington, Salmon En Croute, atau voucher makan bisa menjadi media silaturahmi yang berkesan bagi keluarga maupun sahabat tersayang.


Sumber

[1] KBBI. Silaturahmi. https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/silaturahmi

[2] Sunnah. Al-Adab Al-Mufrad 56. https://sunnah.com/adab:56

[3] Sunnah. Sunan Ibn Majah 4212. https://sunnah.com/ibnmajah:4212

[4] Sunnah. Jami` at-Tirmidhi 1979. https://sunnah.com/tirmidhi:1979

Leave a comment

All comments are moderated before being published