Tempat Makan Steak di Jakarta: Panduan Lengkap buat yang Baru Pertama
Cari tempat makan steak di Jakarta memang perlu upaya lebih untuk pemula. Banyak kan yang baru mau coba makan steak tapi bingung harus mulai dari mana? Pilih potongan apa, dan tingkat kematangan seperti apa?
Tenang, Carnivores, artikel ini jadi panduan lengkapnya. Mulai dari dasar-dasar yang perlu kamu tahu supaya bisa menikmati pengalaman makan steak sebaik mungkin, sampai rekomendasi tempatnya.
Cara Memilih Potongan Steak Sesuai Selera

Setiap potongan daging punya karakter berbeda, jadi penting kamu kenali dulu sebelum memesan.
Tenderloin punya tekstur paling empuk dengan lemak minim, cocok buat kamu yang baru mulai coba steak. Sementara sirloin menawarkan keseimbangan antara empuk dan gurih berkat sedikit lemak di pinggirnya.
Adapun rib eye punya marbling lebih banyak, sehingga rasanya lebih kaya dan juicy. Kalau kamu suka tekstur yang lebih kenyal dengan rasa lebih kuat, chuck atau brisket juga layak kamu coba meski butuh waktu masak lebih lama.
Untuk gambaran lebih lengkap, kamu bisa cek bagian-bagian daging sapi sebelum menentukan pilihan.
Pilih Tingkat Kematangan Steak yang Pas untukmu

Selain potongan, tingkat kematangan juga menentukan pengalaman makanmu, Carnivores.
Rare punya bagian dalam yang masih merah dan hangat, sementara medium rare sedikit lebih matang dengan warna merah muda hangat di tengah.
Medium menawarkan rasa yang lebih seimbang antara juicy dan matang merata, cocok untuk pemula yang belum terbiasa dengan daging terlalu mentah.
Adapun well done matang sepenuhnya tanpa warna merah sama sekali.
Kalau kamu ragu, medium biasanya jadi pilihan karena teksturnya yang seimbang antara matang dan juicy, Carnivores.
Baca juga tingkat kematangan steak untuk penjelasan lebih detail.
Istilah di Menu Steak yang Perlu Kamu Tahu

Supaya lebih percaya diri saat memesan, kenali dulu beberapa istilah umum berikut, Carnivores:
-
Wagyu: ras sapi asal Jepang yang terkenal memiliki tekstur daging empuk dan berlemak merata. Australian Wagyu atau American Wagyu dapat berasal dari sapi Wagyu murni atau hasil persilangan, sehingga asal dan sistem grading perlu disebutkan.[1]
-
Marbling adalah lemak intramuskular, yaitu lemak yang berada di dalam jaringan otot. Lemak di tepi daging bukan marbling. Sistem penilaian daging Jepang juga menilai marbling, warna, kekenyalan, tekstur daging, serta kualitas dan warna lemak.[2]
-
Mushroom sauce: saus jamur creamy yang cocok untuk rasa gurih ringan
-
BBQ sauce: saus manis gurih dengan aroma smoky
-
Black pepper sauce: saus dengan sensasi pedas dari lada hitam
Penasaran soal wagyu lebih dalam? Simak apa itu daging wagyu dan fakta menarik. Kamu juga bisa baca rahasia kenikmatan steak: bagaimana marbling dan jus mengubah pengalaman makan untuk memahami perannya lebih jauh.
Tips Menikmati Steak untuk Pertama Kali

Penikmat steak pemula biasanya memiliki kekhawatiran dianggap tidak mengerti cara makan steak yang benar. Ada beberapa etiket sederhana yang bisa bikin pengalaman pertamamu makin nyaman:
-
Potong daging melawan arah serat agar teksturnya lebih empuk. Memotong pendek dan bertahap sesuai ukuran suapan juga membantu kehangatan daging tidak cepat hilang.
-
Beri jeda sejenak sebelum memotong supaya proses pemasakan tetap berjalan. Ini membuat sari dagingnya tidak langsung keluar dan penyajian lebih nyaman.[3]
-
Cicipi dulu tanpa saus untuk merasakan rasa asli dagingnya
-
Pilih side dish yang sesuai selera, seperti kentang atau sayuran tumis
Kalau kamu ingin variasi pendamping lain, cek juga pilihan side dish steak.
Cara Memilih Tempat Makan Steak Sesuai Kebutuhanmu

Pengalaman pertama biasanya berkesan. Agar kesan yang kamu dapatkan positif, sebelum menentukan lokasi, pertimbangkan dulu tiga hal berikut, Carnivores:
-
Sesuaikan dengan budget. Ada tempat dengan harga terjangkau untuk sehari-hari, ada juga yang lebih premium untuk momen spesial.
-
Pikirkan jenis acaranya. Apakah makan bareng keluarga, kencan berdua, atau sekadar hangout santai bersama teman?
-
Perhatikan preferensi personal seperti sertifikasi halal, suasana tempat, dan seberapa ramah menunya untuk pemula.
Jangan lupa cek juga jam operasional dan kebutuhan reservasi, terutama kalau kamu datang saat akhir pekan. Berikut rekomendasi tempat makan steak yang bisa jadi pertimbangan kamu.
Steak Hotel by Holycow: Pilihan Pas untuk Steak Pertamamu

Kalau kamu masih mencari tempat makan steak enak di Jakarta yang ramah pemula, Steak Hotel by Holycow bisa jadi jawabannya. Menunya variatif tapi tetap familiar, kamu juga bebas request tingkat kematangan sesuai selera.
Beberapa menu andalan yang cocok untuk percobaan pertama, Carnivores:
-
Wagyu Sirloin Steak: potongan populer dengan tekstur empuk dan rasa gurih seimbang
-
Wagyu Tenderloin Steak: pilihan paling empuk untuk kamu yang baru mulai coba steak
-
Japanese Premium Rib Eye: cocok untuk kamu yang suka rasa lebih kaya dan juicy
-
Holychicken Steak: alternatif ringan buat kamu yang belum terlalu berani coba daging sapi.
Untuk lokasinya, Steak Hotel by Holycow tersebar di beberapa kawasan Jakarta. Kamu bisa menemukannya di Jakarta Selatan (Kemang, Gandaria, dan Kota Kasablanka), serta Jakarta Pusat (Sabang dan Bendungan Hilir). Cek lokasi terdekat lewat website resminya sebelum berkunjung.
Sebagai Holycow yang asli, founder Holycow, Wynda Mardio, langsung menggagas brand ini sejak 2010 dengan sertifikasi halal dan standar kebersihan CHSE. Jadi, kamu bisa menikmati steak pertamamu dengan tenang dan nyaman, Carnivores!
FAQ
Leave a comment
