Home Story Kenali 5 Tingkat Kematangan Daging Steak, Mana Yang Terbaik?

Kenali 5 Tingkat Kematangan Daging Steak, Mana Yang Terbaik?

Carnivores, tingkat kematangan daging steak yang mana yang biasa kamu pilih untuk disantap? Atau selama ini kamu belum tahu dengan tingkat kematangan daging steak ini dan selalu memesan steak tanpa request tingkat kematangan dagingnya?

Lalu tingkat kematangan steak mana yang menjadi favorit para carnivores di luar sana? Ternyata setiap tingkat kematangan daging steak itu memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Ada apa saja? Mari kita rangkum lima jenis tingkat kematangan daging steak.

1. Rare

potongan daging dengan tingkat kematangan rare dimana isi daging masih terlihat merah cerah

Steak dengan tingkat kematangan rare merupakan steak yang rasanya paling juicy. Meski juicy, biasanya tingkat kematangan daging steak ini tidak cocok dengan lidah Asia, hal ini dikarenakan orang Asia tidak terbiasa dengan daging mentah.

Tingkat kematangan ini memiliki bagian samping yang berwarna kecoklatan, sedikit hangus di bagian luar namun bagian dalamnya masih berwarna merah terang daging mentah.

Baca Juga: 8 Cara Memilih Daging yang Baik, Aman, dan Berkualitas

Bagian terluar akan terasa hangat dan semakin dalam akan semakin dingin. Steak ini biasa dipanggang di suhu 120-130 F atau setara dengan 49-55 C, dengan cara meletakkan steak di atas panggangan panas selama 5 menit, balikkan dan lanjutkan memanggang selama 3 menit lagi.

2. Medium Rare

potongan daging steak dengan tingkat kematangan medium rare dimana warna isi daging sudah lebih gelap

Steak jenis ini merupakan steak yang memiliki tingkat kematangan paling disukai karena memiliki tingkat juiciness yang pas karena masih berair menyerupai steak rare yang lembut bagian dalamnya tetapi dengan tekstur yang lebih keras di bagian luar.

Bagian luar steak berwarna kecoklatan yang didominasi coklat tua karena dikaramelisasi dan bagian tengahnya berwarna merah hingga merah muda. Medium rare juga sangat cocok dimakan dengan side dish salad yang terbuat dari sayur-sayuran segar.

Baca Juga: 3 Resep Salad Sayur yang Membuat Makan Steak Makin Istimewa

Steak ini biasa dipanggang di suhu 130-135 F atau setara dengan 55-57 C, dengan cara meletakkan steak di atas panggangan panas selama 5 menit, balikkan dan lanjutkan memanggang selama 4 menit lagi.

3. Medium

tiga slice daging steak dengan kematangan medium

Steak medium memiliki tekstur yang terasa kencang saat disentuh dan mengeluarkan tetesan berwarna merah ketika dipotong atau digigit.

Bagian luarnya berwarna coklat seperti terpanggang tetapi tidak hangus dan bagian dalamnya berwarna merah muda terang. Ini dia yang menjadi favorit kebanyakan carnivores, karena daging sudah dimasak sampai matang namun tetap menyisakan sensasi juicy ketika dimakan.

Steak ini biasa dipanggang di suhu 140-150 F atau setara dengan 60-66 C, dengan cara meletakkan steak di atas panggangan panas selama 6 menit, balikkan dan lanjutkan memanggang selama 4 menit lagi.

4. Medium Well

daging steak dengan tingkat kematangan medium well yang sedang dipotong

Jika carnivores merasa geli melihat warna daging steak yang berwarna merah tetapi masih ingin merasakan daging yang juicy, medium well adalah pilihan yang tepat.

Warna dari steak ini merah muda pucat yang samar di bagian dalam dan coklat keabuan di bagian luarnya. Teksturnya kencang dan agak keras, tapi tetap empuk di bagian dalamnya.

Steak ini biasa dipanggang di suhu 155-165 F atau setara dengan 68-74 C, dengan cara meletakkan steak di atas panggangan panas selama 7 menit, balikkan dan lanjutkan memanggang selama 5 menit lagi.

5. Well Done

steak dengan tingkat kematangan well done yang disajikan dengan kentang

Favorit orang Indonesia sudah ketebak dong apa? Yup benar carnivores, well done jawabannya. Tingkat kematangan ini adalah yang paling matang dengan warna coklat keabuan di seluruh bagian dagingnya.

Teksturnya agak sedikit kaku dan kering dengan rasa juicy yang paling rendah. Steak ini biasa dipanggang di suhu 170 F atau setara dengan 77 C atau lebih tinggi, dengan cara meletakkan steak di atas panggangan panas selama 10-12 menit di setiap sisinya.

Tabel Rangkuman Tingkat Kematangan Steak

 Tingkat Kematangan Suhu Optimal (°C / °F) Estimasi Waktu Panggang Karakteristik Utama
Rare 49-55°C (120-130°F) 5 mnt + 3 mnt Tengah merah terang, sangat juicy
Medium Rare 55-57°C (130-135°F) 5 mnt + 4 mnt Merah ke merah muda, tekstur pas
Medium 60-66°C (140-150°F) 6 mnt + 4 mnt Merah muda terang, padat & juicy
Medium Well 68-74°C (155-165°F) 7 mnt + 5 mnt Merah muda pucat, cukup empuk
Well Done 77°C+ (170°F+) 10-12 mnt tiap sisi Coklat keabuan rata, matang sempurna

Setelah mengetahui tingkat kematangan daging steak, carnivores sudah menentukan akan coba tingkat kematangan yang mana? Atau carnivores sudah punya favorit tersendiri? Steak dengan tingkat kematangan medium menjadi juara umum di dunia, namun di Indonesia well done yang menjadi juaranya.

Baca Juga: 4 Cara Mengetahui Tingkat Kematangan Steak Ayam

Apapun pilihan carnivores, tak perlu jauh-jauh dan kebingungan jika ingin makan steak dengan tingkat kematangan daging yang bermacam-macam.

Carnivores bisa langsung datang ke cabang Holycow terdekat, atau bisa langsung membuka aplikasi pesan antar dan memesan via online. Steak enak dan berkualitas akan langsung ada di depan pintu rumahmu.


FAQ

Apa saja 5 tingkat kematangan daging steak dan berapa estimasi suhu pemanggangan masing-masing? +

Kelima tingkat kematangan steak beserta rentang suhu pemanggangannya adalah:

  • Rare: Dipanggang pada suhu 49–55 °C (120–130 °F).
  • Medium Rare: Dipanggang pada suhu 55–57 °C (130–135 °F).
  • Medium: Dipanggang pada suhu 60–66 °C (140–150 °F).
  • Medium Well: Dipanggang pada suhu 68–74 °C (155–165 °F).
  • Well Done: Dipanggang pada suhu 77 °C atau lebih tinggi (170 °F+).
Tingkat kematangan steak mana yang paling disukai penikmat steak dunia vs favorit lidah orang Indonesia? +

Secara global, Medium hingga Medium Rare menjadi juara umum di dunia karena menyajikan keseimbangan tekstur yang sangat juicy dan lembut. Namun di Indonesia, Well Done menjadi favorit paling populer karena kebiasaan masyarakat lokal yang lebih menyukai daging matang sepenuhnya tanpa ada warna merah.

Bagaimana ciri visual dan tekstur steak dengan tingkat kematangan medium rare? +

Steak medium rare memiliki bagian luar berwarna cokelat tua akibat proses karamelisasi dengan bagian dalam yang berwarna merah hingga merah muda. Teksturnya terasa lembut di dalam namun sedikit lebih keras di bagian luar, serta menyajikan tingkat kebasahan (juiciness) yang pas.

Apa bedanya ciri visual dan rasa antara steak medium well dan well done? +

Perbedaan keduanya terlihat pada warna bagian dalam serta kelembapannya:

  • Medium Well: Bagian dalam berwarna merah muda pucat yang samar dengan bagian luar cokelat keabuan. Teksturnya kencang tetapi masih menyisakan sedikit sensasi empuk di tengah.
  • Well Done: Matang sempurna dengan warna cokelat keabuan di seluruh bagian. Teksturnya paling kaku dan cenderung kering dengan kadar juicy paling rendah.
Berapa lama estimasi waktu memanggang steak tingkat kematangan rare pada panggangan panas? +

Untuk mendapatkan tingkat kematangan rare, steak dipanggang di atas panggangan panas selama 5 menit pada sisi pertama, lalu dibalik dan dilanjutkan pemanggangan selama 3 menit lagi pada sisi sebelahnya.


Leave a comment

All comments are moderated before being published