Home Story Kumpulan Doa Buka Puasa, Lengkap dengan Terjemahannya!

Kumpulan Doa Buka Puasa, Lengkap dengan Terjemahannya!

Ketika sedang menjalankan ibadah puasa, kamu pasti tidak sabar untuk menunggu waktu Magrib, kan? Pasalnya, pada waktu tersebut, kamu bisa kembali makan dan minum setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Tapi, meskipun kamu merasa excited, jangan lupa untuk membaca doa buka puasa ya, Carnivores!

Hal ini karena doa merupakan wujud manifestasi rasa syukur terhadap berkah yang diberikan oleh Sang Pencipta. Sebab, puasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus saja, namun juga mengajarkan untuk bersyukur. Inilah esensi utama dari puasa, baik itu puasa wajib maupun puasa sunnah.

Khusus bagi kamu yang belum tahu apa doa buka puasa sahih, kamu bisa menemukan kumpulan doanya di sini! 

Mengapa Membaca Doa saat Buka Puasa Itu Penting?

seorang muslim yang sedang berdoa di depan Al Quran

Sebenarnya, mengucap doa saat berbuka adalah sunnah puasa sehingga tidak benar-benar wajib dilakukan. Jika rutin membacanya, kamu bisa mendapatkan lebih banyak berkah. 

Sedangkan jika tidak rajin membacanya, kamu memang tidak akan mendapatkan dosa, tapi kamu akan sangat merugi. Terlebih jika kamu sedang berpuasa wajib di bulan Ramadan. 

Mengingat segala keutamaan bulan Ramadan, sangat rugi rasanya jika kamu tidak rutin membaca doa. Pasalnya, menurut HR Tirmidzi nomor 2449, doa orang yang sedang berpuasa tidak akan tertolak karena diangkat ke atas awan saat pintu-pintu langit dibukakan.[1]

Baca Juga: Waktu Terbaik Makan Berat saat Buka Puasa agar Tetap Sehat

Jadi, meskipun membaca doa tidak termasuk ke dalam rukun puasa Ramadan, usahakan untuk selalu membacanya setiap kali buka puasa. Kamu juga perlu membacanya saat menjalankan puasa sunnah yang lain, seperti puasa Senin Kamis, puasa Daud, dan lain-lain. 

Ragam Doa Buka Puasa

orang yang sedang berdoa buka puasa

Setelah kamu tahu keistimewaan membaca doa, kini saatnya untuk mengenal ragam doa buka puasa dan artinya. Secara garis besar, doa buka puasa Rajab, Ramadan, Daud, Senin Kamis, qadha, maupun puasa lain itu sama saja. Hal yang membedakannya hanya dasar haditsnya. 

Berikut adalah beberapa pilihannya! 

1. Hadis Riwayat Abu Daud Nomor 2010

Pilihan doa buka puasa Ramadan dan puasa lainnya yang pertama adalah Hadits Riwayat Abu Daud Nomor 2010. Kamu juga akan mengenalnya sebagai doa buka puasa Muhammadiyah atau doa Dzahaba. 

Bunyinya adalah:

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

(Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah)

Artinya: “Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.”

2. Hadis Riwayat Abu Daud Nomor 2011

Jika kamu mencari doa buka puasa pendek, maka doa ini sangat pas untuk kamu. Bunyinya adalah:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

(Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu)

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”

Kamu juga bisa membaca versi yang lebih panjang, yaitu:

اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

(Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin)

Artinya: “Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki dan kasih sayang-Mu aku berbuka.”

3. Hadis Riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Sunni 

Kamu juga bisa membaca doa yang satu ini:

اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي

(Allahumma inni as aluka birahmatika latii wasi’at kulla syaiin antaghfira lii)

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.”

4. Hadis Riwayat Ibnu Sunni

Ada versi doa lain berdasarkan hadits riwayat Ibnu Sunni, yaitu:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنا، وَعلى رِزْقِكَ أَفْطَرْنا، فَتَقَبَّلْ مِنَّا إنَّكَ أنْتَ السَّمِيعُ العَلِيمُ

(Allahumma shumnaa, wa ‘alaa rizqika aftharnaa, fataqabbal Minna innaka antas samii’ul ‘aliim)

Artinya: “Ya Allah, karena Kamu kami berpuasa, dan dengan rizki-Mu kami berbuka, maka terimalah (puasa) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.”

5. Hadis Riwayat Ibnu Sunni

Terakhir masih berasal dari Hadits Riwayat Ibnu Sunni yang berbunyi:

الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذي أعانَنِي فَصَمْتُ، وَرَزَقَنِي فأفْطَرْتُ

(Alhamdulillahilladzi a’aananii fashamtu, wa razaqanii faafthartu)

Artinya:” Segala puji bagi Allah yang menolongku maka aku dapat berpuasa, dan yang telah memberiku rezeki sehingga aku dapat berbuka.”

Rekomendasi Menu Buka Puasa

potongan daging steak dan sayuran pelengkap

Selain doanya, menu buka puasa juga tidak kalah penting untuk kamu persiapkan. Karena kamu tidak makan dan minum seharian, kamu wajib menyantap makanan padat nutrisi seperti menu-menu yang ada di Steak Hotel by Holycow.

Baca Juga: 5 Ide Makanan untuk Buka Puasa & Cara Membuatnya

Ada beberapa menu enak dan padat nutrisi yang pas untuk buka puasa di Steak by Holycow, seperti:

  • Premium Grass Fed Sirloin

  • Garden Salad with Salmon

  • Wagyu Tenderloin MB 4-5

  • Australian Rib Eye

  • Steak Fried Rice

Baca Juga: 6 Tips Diet Saat Puasa, Catat agar Hasilnya Lebih Maksimal!

Setelah membaca doa buka puasa, kamu bisa menyantap salah satu menu tersebut karena menyehatkan sekaligus mengenyangkan. Sebagai catatan, pastikan kamu datang ke TKP Steak Hotel by Holycow yang asli dari founder Wynda Mardio atau belanja di Holycow Meatshop agar bisa mendapatkan daging berkualitas terbaik!


FAQ

Bagaimana lafal doa buka puasa yang sahih versi "Dzahaba" berdasarkan HR. Abu Daud No. 2010 beserta artinya? +

Doa buka puasa versi riwayat Abu Daud No. 2010 (sering disebut doa Dzahaba atau doa Muhammadiyah) berbunyi:

  • Lafal Latin: Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah.
  • Artinya: "Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah."
Apa lafal doa buka puasa pendek yang populer "Allahumma laka shumtu" berdasarkan HR. Abu Daud No. 2011? +

Doa versi pendek berdasarkan HR. Abu Daud No. 2011 berbunyi:

  • Lafal Latin: Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu.
  • Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka."
Mengapa berdoa saat waktu berbuka puasa sangat dianjurkan dan disebut doa yang makbul? +

Berdasarkan HR. Tirmidzi nomor 2449, doa orang yang sedang berpuasa (termasuk saat momen berbuka) tergolong sangat makbul dan tidak akan tertolak karena diangkat ke atas awan saat pintu-pintu langit dibukakan. Mengucap doa saat berbuka merupakan sunnah puasa yang mendatangkan keberkahan melimpah.

Apakah bacaan doa buka puasa untuk puasa sunnah (Senin-Kamis, Daud, Rajab) sama dengan puasa Ramadan? +

Sama saja. Tidak ada perbedaan khusus pada lafal bacaan doa berbuka antara puasa wajib (Ramadan) maupun puasa sunnah (Senin-Kamis, Daud, Rajab, atau qadha). Perbedaan di antara riwayat doa yang ada hanya terletak pada rujukan hadis periwayatnya.

Bagaimana lafal doa mohon ampunan saat buka puasa berdasarkan hadis riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Sunni? +

Doa permohonan ampunan saat berbuka berdasarkan riwayat Ibnu Majah & Ibnu Sunni berbunyi:

  • Lafal Latin: Allahumma inni as aluka birahmatika latii wasi’at kulla syaiin antaghfira lii.
  • Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku."

Sumber

[1] Hadits.id. Tirmidzi 2449. https://www.hadits.id/hadits/tirmidzi/2449

Leave a comment

All comments are moderated before being published