Home Story Darah Sapi Halal atau Haram? Ini Penjelasannya

Darah Sapi Halal atau Haram? Ini Penjelasannya

Darah sapi halal atau haram sering menjadi pertanyaan yang muncul ketika membahas makanan dalam Islam. Kita biasanya fokus pada jenis daging, baik sapi, kambing, atau ayam, tapi jarang memikirkan bagian lain dari hewan tersebut. Padahal, konsep makanan dalam Islam tidak hanya soal halal, tetapi juga halalan thayyiban.

Darah yang diharamkan dalam Al-Qur’an secara eksplisit ada empat jenis, termasuk darah yang mengalir.[1] Lalu bagaimana dengan darah yang tersisa pada daging? Simak penjelasannya dari sisi fikih dan buka perspektif yang lebih luas tentang halal-haram makanan, Carnivores.

Baca Juga: Cara Membedakan Daging Sapi dan Babi Dengan Mudah!

Apa Kata Al-Qur’an dan Hadis?

Masakan olahan hati ayam

Bicara soal hukum darah dalam Islam, kita perlu mulai dari sumber paling dasar: Al-Qur’an. Dalam QS. Al-Baqarah:173, Allah Swt. menyebut empat makanan yang jelas diharamkan, yaitu bangkai, darah, daging babi, dan hewan yang disembelih tanpa menyebut nama-Nya.[2] 

Para ulama kemudian menekankan satu detail penting: yang dimaksud adalah darah yang mengalir (dam masfuh), bukan semua unsur darah yang ada dalam tubuh hewan. Jika darah haram, bagaimana dengan bagian daging sapi seperti hati atau limpa? 

Hadis riwayat Ibnu Majah dan Ahmad menyebutkan: “Dihalalkan bagi kita dua bangkai dan dua darah: ikan dan belalang, serta hati dan limpa.”[3]

Ini berarti bahwa tidak semua darah adalah sama. Dalam literatur fikih klasik, ada dua jenis darah yang menjadi pengecualian secara jelas, yaitu hati dan limpa. Jadi, larangan dalam Islam bukan sekadar hitam-putih, Carnivores. Semua ini punya konteks dan penjelasan yang presisi.

Apakah Darah Hewan Boleh Dimakan? Perspektif Syariat dan Kesehatan

Makanan olahan di atas permukaan kayu dan berbagai bumbunya

Kalau kembali ke sumber utamanya, jawabannya cukup jelas. Darah yang diharamkan dalam Al-Qur’an merujuk pada darah yang mengalir saat penyembelihan. 

Larangan ini merupakan bagian dari prinsip halalan thayyiban, baik dan juga bersih. Oleh karena itu, ulama juga menegaskan bahwa darah yang secara sengaja dikonsumsi sebagai bahan makanan adalah haram atau dilarang.

Baca Juga: Apakah Cairan Merah pada Steak Itu Darah? Ini Penjelasannya

Sementara dari sisi kesehatan, alasannya juga masuk akal. Darah membawa sekitar 90% plasma yang berisi berbagai metabolit dan zat sisa dari proses tubuh.[4] 

Kandungan ini bisa menjadi media berkembangnya mikroorganisme jika tidak keluar semua saat penyembelihan. Oleh karena itu, dalam praktik halal, darah harus keluar sebanyak mungkin.

Menariknya, beberapa budaya dunia justru mengonsumsi darah, mulai dari sosis darah di Eropa hingga sup darah di Asia.[5] Tapi dalam Islam, standar makanan tidak hanya soal gizi. Inilah yang membuat hukum darah pada daging sapi bukan aturan agama semata, tetapi juga tentang menjaga kualitas dan kebersihan makanan.

Kapan Darah Haram dan Kapan Tidak?

Butcher berjenggot dan daging sapi

Setelah memahami dalil tentang larangan darah dalam Islam, langkah berikutnya adalah melihat bagaimana menerapkan aturan itu dalam praktik sehari-hari. Fikih mengharamkan darah yang mengalir saat penyembelihan atau mengonsumsinya dengan sengaja sebagai bahan makanan. 

Ini juga yang menyebabkan berbagai makanan yang mengandung darah dalam Islam, seperti olahan dari kumpulan darah, tidak boleh. Dhabihah atau penyembelihan yang halal memotong hewan langsung pada pembuluh utama leher dengan cepat dan tajam agar darah keluar sebanyak mungkin.[6] Proses ini membuat daging bersih dan layak makan.

Cek tabel berikut agar lebih mudah memahami situasi halal-haram dari darah sebagai bahan makanan.

Kondisi Darah

Status Hukum

Penjelasan

Darah yang mengalir saat penyembelihan

Haram

Termasuk yang dilarang Al-Qur’an

Darah yang terkumpul sebagai bahan makanan

Haram

Termasuk konsumsi darah secara langsung

Darah yang tersisa sedikit pada daging

Dimaafkan

Sulit hilang sepenuhnya

Hati dan limpa

Halal

Pengecualian yang tersebut dalam hadis

Baca Juga: Daging Merah Apa Saja yang Ada di Sekitarmu? Kenali Contoh dan Manfaatnya

Memahami Halal Secara Utuh

Olahan hati dalam mangkuk putih di atas meja kayu

Sering kali kita memahami halal dari sisi jenis makanannya saja, Carnivores. Padahal dalam Islam, konsep halal-haram sangat luas. Halal sekaligus thayyib adalah yang kita cari karena tidak hanya boleh, tetapi juga baik. Itu juga yang membuat Al-Qur’an mengharamkan darah yang mengalir. 

Sementara itu, bagian seperti hati dan limpa justru jadi pengecualian. Artinya, hukum makanan tidak sesederhana asumsi yang beredar.

Maka dari itu, pahami dulu dalil dan penjelasan ulama sebelum menarik kesimpulan. Bahkan ketika memilih daging sehari-hari, kita juga perlu memperhatikan cara memilih daging yang baik, dari proses penyembelihan, kebersihan, hingga kualitasnya. 

Kenapa? Makanan yang kita konsumsi bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga mencerminkan prinsip hidup yang terjaga dengan sadar.

Nikmati yang Halal dengan Tenang

Wunda Mardio’s Premium Selection menu

Memahami halal bukan sekadar tahu mana yang boleh, tapi juga bagaimana kamu memilih makanan dengan lebih mindful. Ketika prinsip ini sudah jelas, menikmati hidangan berkualitas juga terasa lebih tenang. 

Steak Hotel by HOLYCOW! menghadirkan berbagai menu steak dari daging pilihan. Selain itu, founder Holycow, Wynda Mardio, memastikan bahwa setiap menu tersaji dengan standar terbaik dan sudah tersertifikasi halal dari MUI.

Jadi setelah memahami tentang darah sapi halal atau haram, kini saatnya menikmati hidangan lezat bersama keluarga di TKP Holycow yang asli!


FAQ

Apakah darah sapi halal atau haram dimakan menurut Islam? +

Berdasarkan QS. Al-Baqarah: 173, secara hukum asal darah sapi adalah haram untuk dikonsumsi. Namun, para ulama menekankan bahwa larangan tersebut secara spesifik merujuk pada dam masfuh, yaitu darah yang keluar dan mengalir dari tubuh hewan saat proses penyembelihan berlangsung, atau darah yang sengaja dikumpulkan untuk dijadikan bahan makanan.

Bagaimana hukum darah yang tersisa sedikit pada daging sapi setelah dibersihkan? +

Hukum darah yang masih tersisa atau menempel sedikit pada urat dan daging sapi setelah disembelih adalah dimaafkan (ma’fu). Hal ini dikarenakan sisa darah tersebut sifatnya sangat sulit untuk dihilangkan sepenuhnya dari jaringan otot hewan, sehingga daging sapi tersebut tetap halal dan sah untuk kamu konsumsi.

Kenapa hati dan limpa sapi boleh dimakan padahal warnanya merah seperti darah? +

Hati dan limpa sapi hukumnya halal dimakan karena merupakan pengecualian resmi di dalam syariat. Berdasarkan Hadis Riwayat Ibnu Majah dan Ahmad, Nabi Muhammad saw. bersabda bahwa umat Islam dihalalkan mengonsumsi dua jenis bangkai (ikan dan belalang) serta dua jenis darah, yaitu hati dan limpa.

Bagaimana cara penyembelihan hewan yang benar agar dagingnya bersih dari darah haram? +

Hewan harus disembelih dengan metode dhabihah, yaitu memotong pembuluh darah utama di leher secara cepat menggunakan pisau yang sangat tajam. Teknik ini bertujuan agar darah yang mengalir keluar sebanyak mungkin dari tubuh hewan, sehingga menghasilkan kualitas daging yang bersih, higienis, dan layak makan (halalan thayyiban).

Apa alasan medis di balik larangan mengonsumsi darah hewan dalam Islam? +

Dari sisi kesehatan, darah membawa sekitar 90% plasma yang berisi berbagai metabolit serta zat-zat sisa dari seluruh proses metabolisme tubuh hewan. Jika darah tersebut tidak dikeluarkan secara maksimal atau justru dikonsumsi, cairan plasma ini dapat menjadi media yang sangat cepat bagi perkembangan mikroorganisme dan bakteri berbahaya yang bisa mengganggu kesehatan kamu.


Sumber

[1] Baznas. Makanan Haram Menurut Islam: Inilah Jenis yang Harus Dihindari Umat Muslim. https://baznas.go.id/artikel-show/Makanan-Haram-Menurut-Islam:-Inilah-Jenis-yang-Harus-Dihindari-Umat-Muslim/1647

[2] TafsirWeb. Surat Al-Baqarah Ayat 173. https://tafsirweb.com/660-surat-al-baqarah-ayat-173.html

[3] Baznas. Bangkai yang Halal Dimakan Adalah Ini, Lengkap dengan Dalilnya. https://diy.baznas.go.id/berita/news-show/bangkai-yang-halal-dimakan-adalah-ini-lengkap-dengan-dalilnya/21779

[4] Science Direct. The Circulatory System. https://www.sciencedirect.com/topics/immunology-and-microbiology/blood-plasma

[5] My News. Foods made of blood around the world: dishes, recipes and why people eat them, from the protein to the supposed sex boost. https://www.scmp.com/lifestyle/food-drink/article/3096096/foods-made-blood-around-world-dishes-recipes-and-why-people

[6] Istanbul Grill Orlando. What Makes Meat Halal? Complete Guide to Halal Meat Standards. https://istanbulgrillorlando.com/halal-food/halal-meat/what-makes-meat-halal-complete-guide-to-halal-meat-standards/

Leave a comment

All comments are moderated before being published