5 Jenis Menu Katering Pernikahan yang Wajib Ada
Siapa yang tidak suka makanan enak? Apalagi di pesta pernikahan, hidangan yang lezat dan berkesan menjadi salah satu hal yang paling diingat oleh para tamu.
Namun, siapa sangka, memilih menu katering pernikahan ternyata tidak sesederhana yang terlihat. Ada banyak hal yang perlu kamu pertimbangkan, Carnivores. Supaya hidangan di hari spesialmu sempurna, simak selengkapnya di bawah ini.
Pentingnya Memilih Menu Katering untuk Pernikahan

Memilih menu katering bukan perkara sepele. Malahan, ini tergolong sebagai elemen terpenting dalam pesta pernikahan.
Makanan adalah bagian dari pengalaman yang menyeluruh bagi hadirin. Maka dari itu, perhatian tamu tidak hanya tertuju pada lokasi dan dekorasinya, tetapi juga pada sejauh mana mereka mendapat perhatian selama berlangsungnya acara.
Nah, salah satu cara paling praktis untuk mengapresiasi tamu adalah dengan suguhan makanan. Para undangan akan mengingat apakah hidangan itu enak dan cocok di lidah. Persepsi ini kelak akan menjadi kesan mereka tentang pernikahanmu, Carnivores.
Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis Katering & Tips Memilih untuk Momen Spesial
Umumnya Kategori Menu Katering Pernikahan Apa Saja?
Secara garis besar, menu katering pesta pernikahan dibagi menjadi beberapa kategori yang mengalir dari awal hingga akhir acara.
1. Appetizer atau Soup
Sebagai sajian awal, appetizer dan soup memegang peranan penting. Kendati cita rasanya menggoda, para ahli justru menyarankan agar tidak menjadikannya terlalu dominan hingga menenggelamkan hidangan utama.[1]
Jaga komposisi yang seimbang supaya setiap hidangan mendapat penilaian yang setimpal. Terlebih jika acaramu adalah intimate wedding, Carnivores, hal ini harus lebih kamu perhatikan lagi.
2. Main Course
Bagi katering, main course adalah tantangan terberat karena harus menghadirkan hidangan berkualitas secara konsisten untuk sekian banyak tamu dalam durasi terbatas.
Sementara bagi tamu, momen inilah yang paling dinanti dan paling diingat. Jangan sampai mereka pulang dengan perut lapar dan terpaksa singgah ke restoran. Itu pertanda kamu belum cukup tahu cara menghitung porsi katering pernikahan dengan benar, Carnivores. Begitu juga dengan cita rasanya, harus tetap terjaga.
Untuk menjembatani keduanya, seimbangkan citra mewah dengan eksekusi yang realistis.
Jika kamu ingin memberi kesan eksklusif, pilih satu menu premium sebagai daya tarik utama, misalnya steak atau seafood. Sisanya, pilih lauk katering pernikahan sebagai pelengkap yang sederhana tetapi tidak kalah enak.
3. Drinks
Untuk bagian minuman, jenisnya bermacam-macam.
Ada minuman pembuka yang disuguhkan setelah akad, contohnya es jeruk atau infused water dengan tampilan memikat di standing table. Bisa pula berupa cocktail atau mocktail khusus yang menjadi ciri khas menu katering pernikahan modern atau jamuan di hotel-hotel mewah.
Tak ketinggalan, minuman pendamping untuk main course bisa kamu pilih sesuai dengan konsep acara. Kalau konsepnya modern, siapkan open bar. Sementara itu, pernikahan adat akan cocok dengan minuman khas daerah seperti es dawet atau es air mata pengantin.
Untuk penutup, sediakan stand minuman segar seperti es campur atau jus buah agar tamu dapat menikmati minuman sambil mengobrol.
4. Dessert
Makanan penutup tidak boleh hanya mengandalkan penampilan. Yang terpenting tetaplah rasa. Walau penampilannya menarik perhatian, rasa yang paling membekas di ingatan. Sayang sekali jika kamu memesan banyak kue estetik, tetapi tidak banyak yang menyukainya.
Selain itu, dessert juga tidak selalu harus manis. Sisipkan buah sebagai variasi yang menyegarkan di antara kue-kue yang disajikan. Buah segar bisa menjadi penambah daya tarik keseluruhan dessert.[2]
5. Menu Spesial
Menu spesial seperti steak selalu menjadi rebutan di pesta pernikahan.
Namun para pakar menilai, steak paling cocok disajikan pada pernikahan kecil, karena proses memasaknya memerlukan ketelitian tinggi.[3] Semakin sedikit tamu, semakin mudah mengontrol kualitas steak. Sebaliknya, jika tamu mencapai ratusan, risiko steak kelewat matang jauh lebih besar.
Tapi jangan khawatir, kamu bisa menyiasatinya dengan menyajikan steak ala prasmanan. Lebih praktis dan efisien. Selain itu, tamu pun bebas mengambil sendiri dan tidak perlu menunggu satu per satu.
Menilik Tren Menu Katering saat Ini
Butuh referensi menu paket katering pernikahan yang sedang tren? Ini beberapa pilihan yang bisa kamu pertimbangkan.
1. Live Cooking Station
Live cooking station sedang naik daun dan bahkan sudah menjelma menjadi hiburan tersendiri di acara pernikahan. Para undangan bisa melihat langsung koki beraksi dan mencicipi masakan yang masih hangat.
Tak terbatas pada menu tradisional seperti sate atau martabak, live cooking station juga hadir dengan varian premium seperti:
-
Sushi bar
-
Pasta station
-
Oyster bar
-
Hotpot station
Karena porsinya kecil dan konsepnya menyerupai food stall, tamu pun tidak perlu mengantre terlalu lama.
2. Grill
Menu panggang dan BBQ menjadi primadona terutama di perhelatan dengan suasana santai namun berkelas. Pengalaman bersantap ala fine dining ini tidak terasa kaku, bahkan lebih meriah daripada menyantap hidangan yang sudah matang dari belakang dapur.
3. East Meets West
Menggabungkan menu lokal dan internasional adalah cara kreatif untuk mencerminkan identitas pasangan dari budaya yang berbeda. Kamu bisa menyajikan menu fusion yang menyatukan dua tradisi, seperti rendang pasta.
Cara lainnya, siapkan dua area terpisah, satu untuk menu Nusantara dan satu untuk menu Western, agar tamu bebas memilih sesuai selera masing-masing.
4. Customizable Menu
Selain menyajikan makanan, katering masa kini juga menjadi media bagi pasangan untuk menyampaikan kisah mereka melalui menu. Misalnya, kamu bisa mengangkat hidangan dari restoran favorit berdua atau lokasi kencan pertama sebagai sajian istimewa untuk pernikahan.
Tips Memilih Menu Katering untuk Resepsi
Berbekal pertimbangan matang serta tips-tips berikut, kini kamu bisa lebih praktis dalam menentukan menu katering untuk hari-H.
1. Sesuaikan dengan Tema dan Konsep Acara
Jika acara formal, pilih menu plated dinner dengan hidangan premium seperti steak. Perhatikan juga penyajiannya. Gunakan peralatan makan yang sesuai dan tata meja dengan rapi.
Sedangkan untuk garden party, menu yang lebih ringan seperti grilled chicken atau BBQ cocok untuk suasana santai di luar ruangan. Jangan lupa pertimbangkan cuaca, misalnya, hindari menu dengan saus krim yang mudah rusak karena panas.
Intinya, menu harus selaras dengan konsep acara. Sajian formal dengan plated dinner akan terasa janggal untuk garden party yang kasual, begitu pula sebaliknya.
2. Pertimbangkan Preferensi Tamu
Berikutnya, pilih jasa katering dengan sertifikasi halal yang tepercaya. Kemudian, sediakan paling tidak satu menu yang tidak mengandung daging atau produk hewani untuk tamu vegetarian, dengan porsi yang dapat disesuaikan.
Selain itu, tanyakan kepada keluarga dan teman dekat tentang kemungkinan alergi makanan, dan siapkan opsi pengganti.
3. Cek Review Vendor Catering
Unggahan di media sosial tidak selalu mencerminkan kenyataan. Karena itu, cari testimoni dari pasangan yang telah menggunakan layanan vendor tersebut. Amati apakah ada komplain tentang perbedaan rasa antara food tasting dan hari pernikahan.
Juga, cek kualitas penyajian, profesionalisme tim, dan rekam jejak dalam mengatasi kendala selama acara berlangsung.
4. Coba Food Tasting sebelum Memutuskan
Selain sebagai ajang mencicipi hidangan, sesi food tasting juga menjadi kesempatan untuk menilai berbagai aspek sekaligus, seperti rasa, tekstur, suhu makanan, pilihan menu, serta kecocokannya dengan tema.
Triknya, atur waktu food tasting agar sesuai dengan jam pelaksanaan acara. Misalnya, apabila pernikahan berlangsung di malam hari, lakukan tasting pada malam hari agar kesan yang kamu peroleh lebih mendekati kenyataan.
5. Cek Kesesuaian Menu dengan Bujet
Terakhir, memilih menu dengan harga yang terlalu mahal bisa mengacaukan anggaran, sedangkan harga yang terlalu murah juga berisiko mengorbankan kualitas.
Ukur kewajarannya dengan membandingkan harga per porsi, lalu tanyakan secara detail apa saja yang sudah termasuk dalam harga tersebut, seperti appetizer, main course, dessert, minuman, dan biaya layanan.
Kesalahan dalam Memilih Menu Katering
Tidak cukup hanya mengikuti tips-tips tadi, kamu juga perlu menjauhi beberapa jebakan berikut agar pilihan menu kateringmu optimal, Carnivores.
1. Menu Terlalu Banyak Variasi, Salah Kalkulasi Porsi
Boleh saja menyajikan banyak varian menu. Tetapi kalau perhitungan porsinya kurang akurat, ada kemungkinan menu tertentu ludes lebih dulu, sedangkan sisanya menggunung. Akibatnya, tamu kecewa dan dana pun terbuang sia-sia.
2. Tidak Mempertimbangkan Selera Mayoritas Tamu
Risiko besar muncul jika kamu memilih menu yang terlalu unik tetapi tidak menimbang lidah kebanyakan orang. Karena itu, sediakan juga pilihan yang netral dan aman, sambil tetap menyelipkan menu spesial sebagai sentuhan yang berbeda.
3. Tidak Menyertakan Menu Premium sebagai Faktor Pembeda
Menu premium, misalnya steak, dapat menjadi pembeda yang membuat pernikahanmu semakin berkesan. Jika tidak ada menu yang menonjol, acara akan terasa standar dan tidak meninggalkan kesan khusus bagi para undangan.
Cara mengatasinya adalah dengan menyuguhkan menu premium yang bisa tamu nikmati langsung, salah satunya melalui Meat & Grill BBQ Catering Service dari Holycow yang asli.
Paket komplet rancangan founder Holycow Wynda Mardio ini sudah mencakup appetizer sampai olahan beef terbaik, cocok bagi Carnivores yang menginginkan hidangan berkualitas minus kerepotan urusan teknis.
Cukup pilih paket yang sesuai dengan budget dan konsep acara:
-
Grill Package 1: Mulai dari Rp199.000
-
Grill Package 2: Mulai dari Rp249.000
-
Grill Package 3: Mulai dari Rp399.000
Dengan paket ini, kamu tak perlu pusing menentukan menu katering pernikahan secara terpisah. Semua sudah terhitung rapi, mutu sudah terjamin, dan pasti akan memberikan kesan istimewa pada momen sakralmu.
FAQ
Leave a comment




