Home Story Tata Cara Sholat Iduladha, Hukum, Waktu, Niat, dan Sunahnya

Tata Cara Sholat Iduladha, Hukum, Waktu, Niat, dan Sunahnya

Menjelang hari Iduladha, kamu harus mulai bersiap-siap untuk melaksanakan sholat sunah. Namun, karena sholat ini hanya dilakukan satu tahun sekali, wajar rasanya jika banyak orang lupa detail tata cara sholat Iduladha. Ini termasuk detail soal jumlah takbirnya, bacaannya, dan lain-lain.

Saat Iduladha, bukan hanya tata cara berkurban saja yang perlu kamu kenali, cara sholatnya juga tidak kalah penting. Bila kamu termasuk orang yang lupa, maka tidak perlu khawatir karena penjelasan soal bagaimana tata cara sholat Iduladha, termasuk tentang hukum, waktu, niat, dan sunah Iduladha, bisa kamu pelajari di sini!

Hukum & Waktu Pelaksanaan Sholat Iduladha

muslim yang membaca Al-Qur’an

Sebelum membahas tata cara sholat Ied, kamu wajib tahu hukumnya terlebih dulu. Perintah tentang ibadah ini tercatat dalam QS. Al-Kautsar ayat 2, yang berbunyi:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ 

Artinya: Maka, laksanakanlah sholat karena Tuhanmu dan berkurbanlah![1]

Karena ayat tersebut, banyak orang menganggap bahwa sholat Iduladha hukumnya wajib. Tapi ternyata, kebanyakan ulama setuju bahwa hukumnya adalah sunah. Jadi, bila dikerjakan, kamu akan mendapatkan pahala. Tapi bila tidak, kamu akan merugi karena kehilangan pahala penting.

Sedangkan untuk waktunya, kamu bisa melaksanakan sholat Id di pagi hari sebelum menyembelih hewan kurban. Hal ini sesuai dengan hadis Al-Bukhari yang berbunyi:

Al-Bara' berkata: Nabi bersabda (pada hari Iduladha), "Hal pertama yang akan kita lakukan pada hari ini (Iduladha) adalah sholat, kemudian menyembelih kurban. Siapa yang melakukannya, maka dia telah mengikuti sunah kami. Sedangkan yang menyembelih sebelum sholat, dia hanya peduli pada daging yang dia sajikan untuk keluarganya, tidak dianggap sebagai nusuk (kurban).”[2]

Niat Sholat Iduladha

muslim yang sedang berdoa

Setelah tahu hukum dan waktunya, kini saatnya untuk mencari tahu niat sholat Iduladha. Hal ini karena sholat kamu tidak akan sah tanpa membaca niat. 

Secara garis besar, ada dua pilihan niat yang bisa kamu baca ketika sholat berjamaah dan sholat sendirian, yaitu:

1. Sholat Berjamaah

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ (مَأْمُوْمًاإِمَامًا) للهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan ‘iidil adhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati (makmuman/imaaman) lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Aku berniat sholat sunah Iduladha dua rakaat menghadap kiblat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

2. Sholat Sendirian

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ للهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan ‘iidil adhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Aku berniat sholat sunah Iduladha dua rakaat menghadap kiblat karena Allah ta’ala.”

Tata Cara Sholat Iduladha Langkah-demi-Langkah

muslim yang sedang sholat

Jika kamu bertanya-tanya ada berapa rakaat dalam sholat Iduladha, maka jawabannya ada dua. Penting untuk kamu catat bahwa tata cara sholat Iduladha Muhammadiyah, NU, dan organisasi lain itu tidak jauh berbeda. 

Kamu tetap bisa mengikuti beberapa langkah di bawah:

1. Niat

Baca niat di dalam hati atau dengan suara kecil dengan sungguh-sungguh. Kamu bisa membacanya dalam bahasa Arab maupun langsung dalam bahasa Indonesia, fungsinya tetap sama.

2. Takbiratul Ihram 

Caranya dengan mengangkat kedua tangan seperti sholat lain pada umumnya. Tapi, ada takbir tambahan atau  takbīr al-zawāid sebanyak 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali pada rakaat kedua. Hal ini sesuai dengan hadis yang berbunyi:

Dari Aisyah bahwa Rasulullah saw. mengucapkan takbir tujuh kali dan lima kali dalam sholat Idulfitri dan Iduladha, selain Takbir untuk Ruku’ (rukuk).[3]

3. Baca Al-Fatihah dan Surat Pendek

Jika sudah, kamu bisa membawa Al-Fatihah, sama seperti sholat lainnya. Jangan lupa membaca basmalah sebelumnya. Lalu, lanjut dengan surat pendek. Kamu disunahkan untuk membaca al-Aʻlā dan al-Gāsyiyah karena Rasulullah saw. biasa membacanya saat sholat Iduladha.[4]

4. Gerakan Sholat Lain pada Umumnya

Apabila sudah selesai membaca al-Fatihah dan surat pendek, kamu bisa melakukan gerakan sholat lain seperti hari-hari biasa. 

Gerakan tersebut termasuk:

  • Rukuk

  • I'tidal

  • Sujud

  • Duduk di antara dua sujud

  • Sujud lagi

  • Berdiri untuk rakaat kedua

  • Rukuk

  • I'tidal

  • Sujud

  • Duduk di antara dua sujud

  • Sujud lagi

  • Salam

5. Khotbah

Sholat tidak selesai ketika salam. Hal ini karena ada khotbah setelah sholat, seperti dalam hadis:

Ibn Umar berkata: Rasulullah saw. biasa melaksanakan sholat Iduladha dan Idulfitri, kemudian berkhutbah setelah sholat.[5]

Sunah-Sunah Sebelum dan Sesudah Sholat Iduladha

muslim yang berpose dengan kambing di depan masjid

Lalu, pastikan untuk mengamalkan sunah Iduladha sebelum dan sesudah sholat agar perayaan semakin meriah dan terasa berkah. 

Beberapa contohnya adalah:

  • Baca takbir sejak matahari terbenam tanggal 9 Dzulhijjah sampai 13 Dzulhijjah saat hari tasyrik berakhir.

  • Mandi besar di pagi hari sebelum sholat, atau di malam hari.

  • Gunakan baju dan wewangian terbaik.

  • Hindari makan sebelum sholat, cukup dengan minum saja.

  • Berangkat lebih awal dan jalan kaki menuju masjid.

  • Sholat berjamaah.

  • Silaturahmi.

  • Potong kurban setelah sholat.

  • Bagikan daging kepada masyarakat sekitar.

Baca Juga: 6 Cara Pembagian Daging Kurban beserta Perhitungannya

Jadi Carnivores, apakah kamu sudah tahu bagaimana tata cara sholat Iduladha? Menjelang hari penting ini, Steak Hotel by Holycow beserta founder Wynda Mardio mengucapkan selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Semoga ibadah kurban tahun ini diterima oleh Allah Swt. dan menjadi berkah bagi masyarakat, ya!


Ditulis Oleh: Steak Hotel by HOLYCOW!, The Meat Expert sejak 2010. Pelajari dedikasi kami dalam menghadirkan steak wagyu berkualitas di Halaman Sejarah Kami


Sumber

[1] Quran NU. Al-Kautsar · Ayat 2. https://quran.nu.or.id/al-kautsar/2

[2] Hadits.id. Hadits Shahih Al-Bukhari No. 5545 - Kitab Qurban. https://www.hadits.id/hadits/bukhari/5545

[3] Hadits.id. Hadits Sunan Ibnu Majah No. 1280 - Kitab Pelaksanaan salat dan sunahnya. https://www.hadits.id/hadits/ibnmajah/1280

[4] Hadits.id. Hadits Shahih Muslim No. 891 - Kitab salat Idul Fitri dan Iduladha. https://www.hadits.id/hadits/muslim/891

[5] Hadits.id. Hadits Shahih Al-Bukhari No. 957 - Kitab Idul-Adha dan Idul-Fitr. https://www.hadits.id/hadits/bukhari/957

Leave a comment

All comments are moderated before being published