Home Story Macam-Macam Daging Sapi dan Perbedaan Karakternya

Macam-Macam Daging Sapi dan Perbedaan Karakternya

Tahukah kamu kalau tidak semua daging sapi untuk steak sama? Berikut ini adalah macam-macam daging sapi yang umum untuk steak dan perbedaan karakternya.

Kamu akan menemukan informasi tentang jenis daging sapi dari Jepang, Amerika, dan Australia yang sering digunakan untuk masak steak – mulai dari karakteristiknya dan kenapa daging sapi tersebut banyak menjadi pilihan menu fancy.

Sejarah Wagyu di Dunia Kuliner

Istilah wagyu tentu sudah tidak asing lagi di telinga para pecinta daging sapi. Wagyu sendiri merupakan nenek moyang dari semua jenis sapi untuk steak di Jepang. 

Daging jenis ini telah menjadi lambang kelezatan di dunia kuliner karena kandungan lemak yang tinggi. Selain itu, karakter buttery dan kesan manis umami yang meleleh di mulut menjadi ciri khas tersendiri dari wagyu.

Lalu di Amerika, sapi yang biasanya untuk steak berasal dari American Wagyu. Selain itu, daging sapi Amerika mulai menjadi primadona di dunia kuliner. Oleh karena itu, Jepang akhirnya memutuskan untuk berhenti mengekspor sapi agar menjadi national treasure.

Saat ini, baik di Australia maupun Amerika, sapi wagyu dari Jepang sudah dikawinkan silang dengan jenis sapi terbaik yang ada di negara tersebut. Terlepas dari asal ternak, sapi harus lahir dan tumbuh di lingkungan yang sehat dan tidak membuat mereka stres.

Perbedaan Daging Sapi Berdasarkan Asalnya

Setiap negara memiliki daging sapi dengan ciri khas yang berbeda. Jepang, Amerika, dan Australia, misalnya, menjadi negara dengan kualitas daging sapi yang telah mendapat pengakuan dunia. 

Namun tahukah kamu bahwa rasa masing-masing daging tersebut berbeda bukan karena jenis breed saja?

Setelah mengenal sedikit tentang wagyu, saatnya kamu menyelam lebih dalam tentang perbedaan daging sapi yang untuk steak. Pada dasarnya, sapi dari Jepang, Amerika, dan Australia tumbuh di lingkungan yang berbeda. 

Bahkan pakan yang sapi-sapi tersebut konsumsi juga tidak sama. Hal tersebut rupanya berkontribusi mengubah rasa dan komposisi wagyu, yang memberikan ciri khas unik pada masing-masing steak daging sapi.

Jepang

Wagyu sendiri merupakan kosakata Jepang, yang berarti ‘sapi Jepang’. Wagyu yang berasal dari Jepang adalah yang paling tradisional daripada jenis wagyu lainnya – A5 adalah rank kualitas tertinggi untuk wagyu yang satu ini. 

Marbling-nya menghasilkan rasa lembut dan buttery, yang menjadikan daging sapi Jepang sangat terkenal. Sapi-sapi ternak akan mendapatkan perawatan selama setidaknya 600 hari di lingkungan yang bebas stres. Semakin lama waktu feeding, maka semakin juicy dan lembut daging wagyu tersebut.

Pada umumnya, sapi mendapat pakan berupa rumput yang screening kualitasnya cukup ketat. Bahkan untuk memberikan lingkungan yang nyaman dan bebas stres, para peternak rutin memberikan pijatan untuk sapi-sapinya. Mereka meyakini bahwa sapi yang sehat dan ceria akan menghasilkan daging terbaik.

Amerika

Bicara soal lingkungan peternakan, peternak menyiapkan pakan jagung, kedelai, dan rumput untuk sapi-sapi yang akan menjadi steak. Pakan tersebut tentu akan berpengaruh pada tekstur dan rasa dari sapi tersebut. 

Untuk daging sapi yang lebih juicy dan lembut dalam gigitan pertama, biasanya berasal dari sapi yang mayoritas makanannya dari biji-bijian.

Saat ini daging sapi yang USDA-approved merupakan hasil kawin silang dengan angus beef. Marbling dari daging sapi ini juga cukup indah, sehingga akan meleleh di mulut pecinta steak. 

Meskipun marbling-nya tidak sebanyak daging sapi Jepang, rasanya tetap enak dan lembut. Bicara soal kandungan lemak, daging sapi dari US ini mengandung kadar lemak yang lebih rendah. 

Oleh karena itu, apabila kamu tetap ingin menikmati steak nikmat dan lebih sehat, daging sapi Amerika ini adalah pilihan tepat.

Australia

Sebagian besar sapi ternak di Australia di pakan dengan rumput, meskipun beberapa di antaranya juga mencampurnya dengan biji-bijian. Namun, sapi ternak di Australia memiliki masa feeding lebih cepat daripada sapi di Jepang. 

Hal tersebut membuat marbling daging sapi dari negara ini lebih tinggi daripada dua negara sebelumnya. Harganya pun lebih terjangkau karena waktu yang untuk merawat ternak juga lebih singkat. 

Indikator ini juga membuat sistem grading daging sapi di Australia berbeda dari Jepang dan Amerika.

Steak Wagyu Harga Terjangkau Hanya di Holycow

Makan steak enak, mewah, dan terjangkau sekarang tidak perlu repot. Holycow punya banyak pilihan steak yang hanya menggunakan daging sapi berkualitas. Tidak hanya itu, kamu bisa memilih berbagai jenis potongan daging sesuai keinginanmu, seperti tenderloin, sirloin, rib eye, dan lain sebagainya.

Holycow juga menyediakan Japanese wagyu, US Beef yang tersertifikasi USDA, dan Australian meat, sehingga kamu bisa menikmati olahan steak favorit dengan daging pilihanmu sendiri.

Demikian macam-macam daging sapi yang perlu kamu ketahui. Apa pun jenis daging yang kamu pilih, selama proses memasaknya benar, hasilnya pun pasti akan spektakuler – apalagi steak dari Holycow.

Leave a comment

All comments are moderated before being published