Home Story Olahraga untuk Ibu Hamil: Pilihan Terbaik untuk Tiap Trimester

Olahraga untuk Ibu Hamil: Pilihan Terbaik untuk Tiap Trimester

Kehamilan adalah sembilan bulan penuh makna, di mana setiap momen berperan penting bagi masa depan ibu dan buah hati. Menjaga kesehatan selama periode ini menjadi hal yang tak bisa diabaikan, dan salah satu cara yang dianjurkan adalah rajin melakukan olahraga untuk ibu hamil dari trimester 1 hingga trimester 3. 

Lalu, olahraga apa yang bagus untuk ibu hamil dan aman untuk janinnya? Cek jawabannya di sini!

Manfaat Olahraga untuk Ibu Hamil

Ibu hamil sedang melakukan yoga
  • Sirkulasi darah optimal: Olahraga meningkatkan aliran darah ke organ pencernaan dan rahim lebih cepat sehingga janin berkembang lebih baik.[1] 

  • Mengendalikan berat badan: Menurunkan risiko komplikasi seperti diabetes gestasional, preeklamsia, dan makrosomia pada bayi.

  • Meningkatkan kualitas tidur: Sekitar 76% wanita hamil mengalami gangguan tidur sepanjang trimester dan olahraga 4–16 minggu membantu mereka tidur lebih nyenyak.[2]

  • Mengurangi stres: Olahraga menyeimbangkan hormon sehingga stres dapat ditekan.

  • Mempersiapkan tubuh untuk persalinan: Tubuh lebih tangguh saat persalinan, sehingga prosesnya lebih lancar dan fase pemulihan jadi lebih cepat.

Baca Juga: 8 Manfaat Ikan Salmon untuk Ibu Hamil yang Perlu Kamu Tahu

Panduan Umum Sebelum Olahraga Saat Hamil

Ibu hamil sedang konsultasi ke dokter
  • Konsultasi Dokter: Dokter adalah sumber informasi terbaik untuk memastikan olahraga yang dipilih aman atau beresiko sesuai kondisimu.

  • Dengarkan Tubuhmu: Terapkan prinsip “listen to your body”.  Jika merasa lelah atau nyeri, melewatkan satu atau dua sesi olahraga bukan hal yang merugikan.

  • Pakai Pakaian dan Sepatu yang Pas: Pilih pakaian stretchy dan longgar serta sepatu yang menopang dengan baik. 

  • Hidrasi: Selalu sedia air minum. Minum yang cukup sebelum, selama, dan setelah berolahraga. 

  • Lakukan pemanasan dan pendinginan: Keduanya penting untuk mempersiapkan otot dan mengembalikannya ke kondisi normal.

Pilihan Olahraga yang Aman untuk Ibu Hamil

Ibu hamil sedang berolahraga di luar ruangan

Di samping memakan makanan yang bergizi untuk ibu hamil, latihan fisik juga wajib dilakukan. Pilihan paling amannya adalah:

1. Jalan Kaki

Jalan kaki santai selama 25-40 menit terbukti bisa menurunkan kadar gula darah hingga 21% dan mengurangi risiko preeklampsia hingga 33%.[3]

Kapan waktu olahraga untuk ibu hamil ini dilakukan? Jalan kaki adalah olahraga untuk ibu hamil di trimester 1 yang bisa kamu lanjutkan hingga akhir kehamilan. Bahkan Penelitian menunjukkan jalan kaki 7.000–10.000 langkah sehari di trimester kedua dan ketiga sangat efektif menekan kenaikan berat berlebih.[4]

Baca Juga: 6 Variasi Gerakan Kardio, Mudah dan Bisa Dilakukan di Mana Saja!

2. Senam Hamil

Jika kamu termasuk 60–80% ibu hamil di Indonesia yang mengalami nyeri punggung, senam hamil adalah jawabannya. Gerakan-gerakan dalam senam ini dirancang untuk memperkuat otot perut dan melenturkan ligamen di punggung sehingga nyeri akan terasa membaik.[5]

Senam adalah olahraga yang ideal untuk Ibu Hamil Trimester 3, saat nyeri punggung kerap muncul dan tubuh mulai bersiap untuk persalinan.

3. Yoga Ibu Hamil

Di Indonesia, 71.9% wanita hamil mengalami kecemasan dan yoga ibu hamil ini adalah solusinya.[6] Alasannya sederhana, karena yoga bukan hanya melatih fisik, tapi juga program mental dan spiritual. Penelitian menunjukkan yoga bisa menurunkan tingkat kecemasan berat dari 22.2% menjadi 0%.[7]

Latihan in bisa ibu hamil mulai lakukan di setelah 14 minggu usia kandungan atau saat ibu hamil trimester 2 dan 3. Agar lebih aman, baik senam maupun yoga sebaiknya didampingi instruktur berpengalaman.

Baca juga: 7 Cara Seru dan Efektif untuk Mengembalikan Mood yang Drop

4. Berenang

Wanita yang berenang sepanjang kehamilan, lebih dari 1,5 jam per minggu, memiliki risiko sedikit lebih rendah dibanding yang tidak olahraga. Khususnya, berenang di awal atau tengah kehamilan mengurangi risiko melahirkan prematur.[8] 

Aktivitas ini bisa kamu lakukan di trimester 1 hingga 3. Catatannya hanya satu, hindari gaya kupu-kupu karena memberi tekanan besar pada tulang belakang. 

5. Latihan Pernapasan dan Stretching

Latihan pernapasan saat kehamilan sangat penting untuk merilekskan ibu dan menjaga kontraksi rahim tetap efektif, yang pada akhirnya meningkatkan peluang melahirkan normal spontan.[9] Stretching juga bisa mengurangi pegal linu yang umum dirasakan selama kehamilan.

Baca Juga: 7 Manfaat Daging Sapi untuk Ibu Hamil dan Cara Mengolahnya

Rekomendasi Jadwal Olahraga Sesuai Trimester

No.

Jenis Olahraga 

Trimester yang Disarankan

Manfaat Utama

1. 

Jalan Kaki

1, 2, 3

Menurunkan gula darah & risiko preeklampsia

2.

Senam Hamil

3

Mengurangi nyeri punggung bawah

3.

Yoga Ibu Hamil

2, 3

Mengurangi kecemasan & stres

4.

Berenang

1,2,3

Mengurangi tekanan pada sendi, mencegah bengkak

5.

Latihan Pernapasan & Stretching

2, 3

Mempersiapkan persalinan & meredakan nyeri

Olahraga yang Harus Calon Ibu Hindari

Seorang wanita sedang bersepeda
  • Kontak fisik: basket, sepak bola, bela diri.

  • Aktivitas ekstrem: panjat tebing, lari jarak jauh, angkat beban berat.

  • Aada risiko jatuh: bersepeda dan skateboard

Tips agar Selalu Aman

Wanita hamil sedang peregangan
  • Mulai singkat, lalu tingkatkan durasinya perlahan.

  • Stop aktivitas ketika pusing atau nyeri muncul.

  • Minum sebelum, selama, dan setelah olahraga.

  • Jaga pola makan bergizi seimbang.

Baca Juga: Panduan Makan Steak untuk Ibu Hamil, Aman dan Tetap Sehat

Berbicara soal pola makan dengan gizi seimbang, ibu hamil sangat membutuhkan asupan protein dan zat besi yang cukup. 

Untuk memenuhinya, kamu bisa makan daging berkualitas di Steak Hotel by Holycow, Holycow yang asli, hasil kurasi langsung oleh founder Holycow Wynda Mardio. Atau, pesan produk frozen food Holycow Meatshop untuk stok dan kenyamanan di rumah.

Olahraga untuk ibu hamil memang penting tapi jangan abaikan kebutuhan nutrisinya. Seimbangkan aktivitas fisik dengan nutrisi berkualitas dengan steak dari Steak Hotel by Holycow, agar kehamilan lebih sehat dan menyenangkan.


FAQ

Jalan kaki santai pas lagi hamil itu bagusnya berapa menit dan apa saja manfaatnya? +

Jalan kaki santai sangat bagus dilakukan selama 25–40 menit. Rutas olahraga ini terbukti secara medis bisa menurunkan kadar gula darah hingga 21% dan memangkas risiko terkena preeklampsia sampai 33%. Aktivitas ini sangat fleksibel karena bisa kamu mulai sejak trimester 1 hingga akhir kehamilan, bahkan jalan 7.000–10.000 langkah sehari di trimester 2 dan 3 sangat efektif menekan kenaikan berat badan berlebih.

Sering merasa sakit pinggang pas masuk trimester 3, olahraga apa yang paling pas? +

Mengingat sekitar 60–80% ibu hamil di Indonesia mengalami nyeri punggung, solusi paling pas untuk kamu adalah rutin melakukan senam hamil. Gerakan di dalam senam ini sengaja dirancang khusus untuk memperkuat otot perut serta melenturkan ligamen di punggung. Olahraga ini sangat ideal dilakukan saat memasuki trimester 3 ketika nyeri punggung makin sering muncul dan tubuh mulai bersiap menghadapi persalinan.

Kapan waktu yang aman buat bumil mulai ikut kelas yoga dan apa khasiatnya? +

Kelas yoga khusus bumil ini sangat disarankan untuk kamu mulai lakukan setelah usia kandungan melewati 14 minggu, atau tepatnya saat masuk trimester 2 dan 3. Karena sebanyak 71,9% wanita hamil di Indonesia sering mengalami kecemasan, yoga hadir sebagai solusi mental dan spiritual yang terbukti ampuh menurunkan tingkat kecemasan berat dari angka 22.2% hingga sukses menyentuh 0%.

Boleh tidak sih ibu hamil olahraga berenang? Gaya renang apa yang harus dihindari? +

Tentu saja boleh banget dari trimester 1 sampai trimester 3, bahkan berenang minimal 1,5 jam per minggu di awal atau tengah kehamilan ampuh mengurangi risiko melahirkan prematur. Catatan pentingnya cuma satu, Carnivores, kamu wajib menghindari gaya kupu-kupu saat berenang karena gaya ini memberikan tekanan yang terlalu besar pada area tulang belakang kamu.

Apa saja jenis olahraga ekstrem dan aktivitas fisik yang dilarang keras buat ibu hamil? +

Demi keselamatan janin di dalam rahim, kamu wajib menghindari olahraga yang rawan kontak fisik (seperti basket, sepak bola, dan bela diri), olahraga yang berisiko tinggi memicu jatuh (seperti bersepeda dan skateboard), serta aktivitas ekstrem lainnya seperti panjat tebing, lari jarak jauh, hingga latihan angkat beban yang berat.


Sumber

[1] van Poppel, M. N. M., Kruse, A., & Carter, A. M. Maternal physical activity in healthy pregnancy: Effect on fetal oxygen supply. Acta Physiologica (Oxf). 2024;240(11):e14229. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/apha.14229

[2] Effects of Exercise on Sleep Quality in Pregnant Women: A Systematic Review and Meta‑analysis of Randomized Controlled Trials (Yang S-Y., Lan S-J., Yen Y-Y., Hsieh Y-P., & Lan S-H.), 2020. Sleep Medicine Reviews. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1976131720300037

[3] Walking for health during pregnancy: A literature review and considerations for future research — C. P. Connolly, S. A. Conger, A. H. K. Montoye, M. R. Marshall, R. A. Schlaff, S. E. Badon, et al. Walking for health during pregnancy: A literature review and considerations for future research. Journal of Sport and Health Science, 2019;8(5):401-411. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2095254618301029

[4] Jiang H., Qian X., Li M., Lynn H., Fan Y., Jiang H., He F., He G. Can physical activity reduce excessive gestational weight gain? Findings from a Chinese urban pregnant women cohort study. International Journal of Behavioral Nutrition & Physical Activity. 2012;9:12. https://doi.org/10.1186/1479-5868-9-12

[5] Senam hamil untuk mengurangi nyeri …” Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang. https://jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/jkm/article/download/1283/714

[6] Malinda R. Pengaruh Prenatal Gentle Yoga terhadap Tingkat Kecemasan pada Ibu Hamil Trimester III dalam Menghadapi Proses Persalinan. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2024. https://jurnal.ilmubersama.com/index.php/PubHealth/article/view/473/284

[7] Julianti E. Prenatal Yoga Menurunkan Kecemasan Ibu Hamil Trimester III. WOMB Midwifery Journal Vol. 2 No. 1 (Juni 2023): 1–5. https://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/WMJ/article/download/121/75/1304/

[8] Andersen A.-M. N., et al. Is swimming during pregnancy a safe exercise? Epidemiology. 2010;21(2):253‑258. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/20110815/

[9] Karkada S. R., Noronha J. A., Bhat S. K., Bhat P., Nayak B. S. Effectiveness of antepartum breathing exercises on the outcome of labour: A randomized controlled trial. F1000Research. 2023;11:159. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC10359740/

Leave a comment

All comments are moderated before being published