Home Story 13 Manfaat Daging Sapi: dari Cegah Anemia hingga Kontrol BB

13 Manfaat Daging Sapi: dari Cegah Anemia hingga Kontrol BB

Manfaat daging sapi sering kali hanya dibicarakan sekilas. Padahal di balik rasa yang rich, ada paket nutrisi yang sangat kompleks, Carnivores. Protein daging sapi per 100 gram saja bisa mencapai sekitar 26–30 gram, lengkap dengan seluruh asam amino penting.[1] 

Jadi sebenarnya, apa saja manfaat yang sering terlewat? Jawabannya ada di artikel ini

Nutrisi Lengkap dalam Daging Sapi

Tidak hanya dari sensasi kenyang, daging sapi juga satisfying soal rasa. Hal ini tidak lepas dari kandungan yang kaya. Berikut adalah gambaran nutrisi dalam daging sapi yang padat setiap 100 gramnya.

No

Nama Kandungan

Kandungan per 100 g

1

Protein

±26 g

2

Kalori

±217 kcal

3

Zat Besi

±2,6 mg

4

Vitamin B12

±2.5 mcg

5

Zinc

±4,8 mg

6

Vitamin B6

±0,4 mg

7

Fosfor

±180 mg

8

Lemak sehat

±12 g

Zat besi dalam daging sapi berupa heme iron, tingkat penyerapannya 15-35% dan jauh lebih tinggi daripada plant-based.[2] Itulah kenapa daging merah sangat efektif untuk mendukung metabolisme dan energi, bahkan sampai ke tingkat sel.

Apa Saja Manfaat Daging Sapi?

Sebagai sumber protein berkualitas dan juga zat besi yang mudah diserap, daging sapi masih menawarkan banyak manfaat yang sering terlupa, Carnivores. 

Berikut adalah beberapa di antaranya.

1. Optimalkan Produksi Darah

Steak yang dipotong

Manfaat makan daging sapi bagi kesehatan yang pertama adalah mendorong produksi darah yang lebih efektif. Ini adalah manfaat paling mendasar yang sering luput. Kandungan heme iron dalam daging ini membantu tubuh membentuk hemoglobin yang bertanggung jawab menyalurkan oksigen ke setiap sudut tubuh kita.

Baca Juga: 10 Makanan dengan Kandungan Zat Besi Tinggi Terbaik untuk Tubuh

2. Cegah Anemia

Memotong daging steak matang

Sekitar 50% kasus anemia di dunia terjadi akibat kekurangan zat besi.[3] Untuk mengatasi kondisi ini, tubuh perlu kombinasi vitamin dan mineral dari daging sapi, terutama vitamin B12 dan zat besi. Kedua nutrisi ini berkolaborasi dan menjaga produksi sel darah merah stabil, sehingga menjauhkan risiko kelelahan.

3. Optimalkan Fungsi Otot

Pria sedang olahraga di gym

Pembentukan dan perbaikan jaringan otot sangat bergantung pada protein berkualitas. Dengan konsumsi protein berkualitas, sintesis protein otot meningkat hingga 100% setelah makan, Carnivores.[4] Protein lengkapnya juga membantu mengoptimalkan regenerasi sel.

4. Semakin Tangkas dalam Olahraga

Lapangan yang kosong

Dengan sekitar 217 kalori daging sapi per 100 gram, otot jadi lebih cepat pulih karena energi dan asam amino yang melimpah. Otot yang pulih adalah kunci performa workout yang responsif serta stabil.

Baca Juga: 7 Nutrisi Penting yang Dibutuhkan oleh Tubuh agar Tetap Sehat

5. Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Holycow! Signature

Zinc adalah salah satu kandungan gizi dan manfaat daging sapi yang sering terlupa. Mineral ini membantu sistem imun bekerja optimal. Sementara itu, kekurangan nutrisi ini meningkatkan risiko infeksi karena kemampuan sel imun melawan patogen menjadi menurun.[5]

Baca Juga: 10 Makanan yang Mengandung Zinc, Bikin Imun Kuat!

6. Seimbangkan Hormon

Perempuan yang menunjukkan ototnya

Keseimbangan hormon metabolisme memerlukan kadar protein dan lemak yang cukup. Berbagai bagian daging sapi mengandung kombinasi nutrisi tersebut yang membantu tubuh mengatur energi, metabolisme, serta respons fisiologis terhadap aktivitas sehari-hari.

7. Dukung Kesehatan Organ Reproduksi

Steak di atas nampan

Selain membantu pemulihan tubuh, zinc dan vitamin B kompleks menjadi kunci penting dalam produksi sel reproduksi, baik dalam tubuh manusia maupun wanita. Tidak berhenti pada produksi selnya, nutrisi ini juga menjaga kesehatan organ reproduksi secara keseluruhan.

8. Tingkatkan Kesuburan

couple yang bergandengan tangan

Sel yang baik dan organ yang terlindungi turut memperbaiki kesuburan. Oleh karena itu, konsumsi rutin daging sapi berkualitas diperlukan agar fungsi reproduksi tetap optimal.

9. Optimalkan Kekuatan Tulang

Seseorang berlari sore

Sekitar 85% fosfor dalam tubuh manusia tersimpan di tulang dan gigi, Carnivores.[6] Menariknya, daging merah, terutama dari sapi, menawarkan fosfor yang kaya. Asupan mineral ini, lebih dari apa pun,penting untuk menjaga struktur rangka tetap kuat.

10. Bantu Kontrol Berat Badan

Pria membawa timbangan

Rasa kenyang yang lebih lama akibat konsumsi daging merah turut membantu tubuh mengontrol asupan kalori harian. Jika hal ini jadi kebiasaan, maka pola makan bisa lebih stabil. Ini ideal bagi orang yang sedang menjaga berat ideal.

Baca Juga: Tidak Harus Ekstrem, Kenali Cara Diet Sehat yang Efektif

11. Dukung Kesehatan Mental

Makan bersama teman terdekat

Kekurangan vitamin B12 sering diasosiasikan dengan gangguan mental dan mental fatigue, yang sering bikin mood tidak stabil.[7] Nutrisi ini bisa kamu peroleh dari daging sapi.

12. Mempercepat Proses Penyembuhan

Daging sapi segar berbagai potongan

Protein dalam daging sapi turut membantu memperbaiki jaringan melalui percepatan regenerasi jaringan. Dalam kondisi ini, pemulihan tubuh dapat berlangsung lebih optimal.

13. Jaga Kebugaran di Usia Lanjut

Pasangan lanjut usia yang tampak sangat bugar

Seiring bertambah usia, massa otot dapat menurun sekitar 3-8% setiap dekade (sarcopenia) setelah usia 30 tahun.[8] Plant-based protein yang kaya asam amino, terutama leucine, membantu merangsang sintesis protein otot dan menjaga kekuatan tubuh tetap stabil. 

Penelitian menyarankan untuk konsumsi 1,2-1,6 gram protein per kilogram berat badan tubuh untuk cegah sarcopenia.[9] Tak heran jika sumber nutrisi ini jadi rujukan pola makan yang seimbang.

Baca Juga: Ini Cara Menghitung Kebutuhan Protein Harian Sesuai Usia

Nikmati dengan Cara yang Tepat

Berbagai menu steak di Steak Hotel by HOLYCOW!

Selain nutrisi, makan juga soal pengalaman. Steak Hotel by HOLYCOW! yang dikenal sebagai Holycow yang asli dan didirikan oleh founder Holycow Wynda Mardio, selalu menghidangkan menu yang bisa kamu nikmati sepenuhnya, Carnivores. 

Rasakan steak enak berkualitas bersama yang tercinta dan nikmati manfaat daging sapi bersama kami di TKP Holycow!


FAQ

Kenapa daging sapi sangat efektif untuk mencegah penyakit anemia? +

Daging sapi kaya akan kolaborasi antara vitamin B12 dan zat besi jenis heme iron. Zat besi heme dari daging merah memiliki tingkat penyerapan yang sangat tinggi, yaitu mencapai 15%–35% dibandingkan sumber pangan nabati. Gabungan kedua nutrisi penting ini berfungsi menjaga produksi sel darah merah tetap stabil dan membantu tubuh membentuk hemoglobin untuk menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh kamu.

Berapa kandungan protein daging sapi per 100 gram dan apa fungsinya untuk otot? +

Kandungan protein daging sapi per 100 gram berkisar antara 26–30 gram yang dilengkapi dengan seluruh asam amino esensial. Kandungan protein berkualitas tinggi ini sangat penting untuk mengoptimalkan perbaikan, regenerasi sel, dan pembentukan jaringan otot. Mengonsumsi protein yang cukup terbukti dapat meningkatkan sintesis protein otot hingga 100% setelah makan.

Bagaimana konsumsi daging sapi bisa membantu seseorang mengontrol berat badan? +

Mengonsumsi daging sapi (daging merah) memberikan efek rasa kenyang yang bertahan lebih lama, yang secara otomatis membantu kamu mengendalikan asupan kalori harian agar tidak berlebihan. Pola makan yang stabil ini sangat ideal untuk mendukung program diet sehat dan menjaga berat badan ideal kamu.

Mengapa lansia di atas usia 30 tahun dianjurkan tetap mengonsumsi daging sapi? +

Setelah melewati usia 30 tahun, tubuh manusia berisiko kehilangan massa otot sekitar 3%–8% setiap dekade (kondisi sarcopenia). Daging sapi kaya akan asam amino, terutama leucine, yang merangsang sintesis protein otot untuk menjaga kekuatan fisik lansia. Penelitian menyarankan konsumsi sebesar 1,2–1,6 gram protein per kilogram berat badan setiap hari untuk mencegah penurunan massa otot ini.

Apa saja manfaat kandungan zinc dan fosfor di dalam daging sapi? +

Kandungan zinc pada daging sapi berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh (imun) agar optimal melawan infeksi patogen, serta mendukung kesehatan organ reproduksi dan kesuburan. Sementara itu, kandungan fosfor (sekitar 180 mg per 100 gram) berperan vital dalam menjaga kekuatan struktur tulang dan gigi, karena 85% fosfor di dalam tubuh manusia disimpan pada area tersebut.


Sumber

[1] BCRC. Nutritional Qualities of Beef. https://www.beefresearch.ca/topics/nutritional-qualities-of-beef/

[2] American Red Cross. Iron Rich Foods. https://www.redcrossblood.org/donate-blood/blood-donation-process/before-during-after/iron-blood-donation/iron-rich-foods.html

[3] NIH. Iron Deficiency Anemia in Infancy, Childhood, and Adolescence. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC10440944/

[4] NIH. International Society of Sports Nutrition Position Stand: protein and exercise. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC5477153/

[5] NIH. Zinc deficiency as a possible risk factor for increased susceptibility and severe progression of Corona Virus Disease 19. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC8047403/

[6] NIH. Phosphorus. https://ods.od.nih.gov/factsheets/Phosphorus-HealthProfessional/

[7] Labology. The Hidden Link Between Vitamin B12 Deficiency and Mental Fatigue. https://www.labology.ch/blog/the-hidden-link-between-vitamin-b12-deficiency-and-mental-fatigue

[8] NIH. Muscle tissue changes with aging. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC2804956/

[9] NIH. The effect of animal versus plant protein on muscle mass, muscle strength, physical performance and sarcopenia in adults: protocol for a systematic review. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC9006591/

Leave a comment

All comments are moderated before being published